Rabu, 10 Juni 2026

Gubernur Jabar Pasang Target Laba Rp2,2 T untuk Bank BJB

Minggu, 25 Januari 2026 06:06 WIB
Gubernur Jabar Pasang Target Laba Rp2,2 T untuk Bank BJB
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menerima cendera mata usai kegiatan Business Review Semester II Tahun 2025 dan Executive Workshop Tahun 2026 Bank BJB di Bale Agung Gedung Negara Pakuan, Kota Bandung, Jumat (23/1/2026). (Dok/Humas Jabar)
Bandung (buseronline.com) - Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menargetkan Bank BJB meraih laba bersih senilai Rp2,2 T pada tahun 2026. Target ini disampaikan langsung kepada Plt Dirut Bank BJB, Ayi Subarna, dalam acara Business Review Semester II 2025 dan Executive Workshop 2026, yang digelar di Bale Agung Gedung Negara Pakuan, Bandung, Jumat.

“Sudah tidak bisa ditawar lagi, angka keuntungan harus mencapai Rp2,2 T, jika ingin menjadi dirut,” tegas Dedi Mulyadi, yang akrab disapa KDM.

Perolehan laba ini tidak hanya untuk meningkatkan kinerja bank, tetapi juga untuk memberikan dividen kepada Pemerintah Provinsi Jawa Barat hingga Rp400 M.

Dilansir dari laman Humas Jabar, Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Jawa Barat, Darwisman, menambahkan bahwa target dividen tersebut menuntut laba bersih Bank BJB di atas Rp2,2 T.

“Pada 2023, laba Bank BJB mencapai Rp1,8 T, namun kembali turun. Artinya, ada peluang besar untuk mencapai target dari Pak Gubernur,” ujarnya.

Darwisman menyarankan agar Bank BJB melakukan efisiensi yang tajam, meningkatkan penetrasi kredit, dan mengawasi kinerjanya agar tidak terjadi penyimpangan. Jika kredit tumbuh 12 persen dan efisiensi mencapai Rp1,4 T, laba diprediksi bisa menembus Rp2,58 T.

Plt Dirut Bank BJB, Ayi Subarna, menyebutkan hingga 31 Desember 2025, bank meraih laba bersih Rp1,09 T dengan aset mencapai Rp181 T.

Ia menegaskan, Bank BJB tetap berkomitmen mendukung pertumbuhan ekonomi Jawa Barat serta program daerah dengan prinsip kehati-hatian.

“Terima kasih kepada Gubernur yang terus mempromosikan Bank BJB bahkan hingga keluar wilayah Jawa Barat. Saat ini BJB mengembangkan sayap ke Bali, Padang, Medan, dan Aceh,” kata Ayi.

Dalam arahannya, Dedi Mulyadi yang akrab disapa KDM menekankan agar jajaran direksi, komisaris, dan pejabat Bank BJB memiliki naluri bisnis perbankan yang tajam serta menjunjung tinggi integritas. Ia mengingatkan agar Bank BJB tidak mudah terpengaruh oleh tekanan pihak luar dalam proses penyaluran kredit.

Ia menyebutkan, realisasi investasi di Jawa Barat pada 2025 mencapai Rp298,6 T. Jika sebagian investor tersebut memanfaatkan pembiayaan dari Bank BJB, dampaknya akan sangat besar terhadap peningkatan kinerja perusahaan.

Selain itu, proyek infrastruktur Jawa Barat pada 2026 yang diperkirakan menelan anggaran lebih dari Rp7 T juga harus mampu ditangkap sebagai peluang bisnis oleh Bank BJB.

“Harus mengasah naluri itu, sehingga tahu mana peminjam yang jujur dan mana yang tidak. Ketika lembaga perbankan netral dan berintegritas, maka kepercayaan masyarakat akan semakin meningkat,” tandasnya.

KDM juga mendorong agar perusahaan-perusahaan yang berinvestasi di Jawa Barat ditawari untuk menjadi nasabah Bank BJB, termasuk dalam sistem penggajian karyawan. Ia mencontohkan investor asal China yang berencana membuka pabrik di Jawa Barat dengan ribuan tenaga kerja.

“Mereka saya tawarkan 3.000 pekerja terampil, dan nanti para pekerja itu menabung di BJB. Tapi BJB juga harus siap, terutama di sektor teknologi informasi. Jangan sampai transaksi elektronik lemot, ATM juga lemot,” tegasnya.

Kegiatan tersebut ditutup dengan pemaparan dari mantan Menteri Perhubungan RI, Ignasius Jonan, yang memberikan masukan strategis kepada jajaran direksi, komisaris, dan pimpinan Bank BJB dengan tema “Leading Transformation Into Sustainable Enterprise for Bank BJB”.

Dengan target ini, diharapkan Bank BJB tidak hanya menjadi bank terbesar dan sehat, tetapi juga berperan strategis dalam mendukung investasi, pembangunan, dan pertumbuhan ekonomi di Jawa Barat. (R)
Editor
: Dirgahayu Ginting
beritaTerkait
Gubernur Ahmad Luthfi Tawarkan Peluang Investasi Strategis kepada Investor Malaysia
Kemendikdasmen Percepat Reformasi Guru, TPG Naik Rp2 Juta dan 230 Ribu Guru Ikuti PPG pada 2026
Pemkab Taput Perkuat Layanan Kesehatan hingga Daerah Terpencil, Sinergi dengan BPJS Kesehatan Ditingkatkan
Timnas Indonesia Tundukkan Mozambik 1-0, Gol Ole Romeny Jadi Pembeda
Bunda PAUD Jateng Ajak Orang Tua Perhatikan Kesehatan Mental Anak di Era Digital
Pasar Kreatif Bandung 2026 Libatkan 339 UMKM, Perkuat Wisata Belanja dan Ekonomi Kreatif
komentar
beritaTerbaru