Sabtu, 22 Agustus 2026

Ahmad Luthfi Dorong Kemandirian Perempuan Lewat Program Kecamatan Berdaya

Jumat, 14 November 2025 09:28 WIB
Ahmad Luthfi Dorong Kemandirian Perempuan Lewat Program Kecamatan Berdaya
Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menyampaikan sambutan dalam pelantikan pengurus DPD Kaukus Perempuan Politik Indonesia (KPPI) Provinsi Jawa Tengah masa bakti 2025–2030 di Hotel Noormans, Semarang, Rabu (12/11/2025). (Dok/Humas Jateng)
Semarang (buseronline.com) - Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menegaskan komitmennya dalam pemberdayaan perempuan melalui program Kecamatan Berdaya, yang bertujuan menciptakan kemandirian ekonomi dan sosial bagi perempuan di provinsi ini.

Pernyataan itu disampaikan Luthfi saat menghadiri pelantikan pengurus DPD Kaukus Perempuan Politik Indonesia (KPPI) Provinsi Jawa Tengah masa bakti 2025-2030 di Hotel Noormans, Kota Semarang, Rabu.

“Kita punya program Kecamatan Berdaya, agar para perempuan memiliki kemandirian terkait dengan dirinya sendiri maupun orang lain. Orientasinya adalah menciptakan lapangan pekerjaan bagi diri sendiri dan orang lain, juga mengembangkan ekonomi kreatif,” ujar Luthfi.

Menurutnya, saat ini terdapat 150 kecamatan di 35 kabupaten/kota di Jateng yang telah menjadi pilot project program tersebut. Program ini terstruktur dan melibatkan seluruh stakeholder terkait, mulai dari pemerintah daerah hingga organisasi masyarakat.

Program Kecamatan Berdaya tidak hanya berfokus pada pemberdayaan ekonomi, tetapi juga mendukung edukasi politik, pelayanan kesehatan, dan pencegahan kekerasan terhadap perempuan.

Luthfi berharap DPD KPPI Provinsi Jawa Tengah dapat bersinergi dengan pemerintah untuk menjalankan program ini secara nyata.

“Perempuan-perempuan yang hari ini dilantik dapat memberikan warna dalam berkiprah dan berpolitik, sehingga Jawa Tengah lebih berdaya,” tambahnya.

Gubernur juga menyoroti partisipasi perempuan dalam dunia politik di Jawa Tengah yang masih relatif rendah. Saat ini, perempuan hanya menempati sekitar 24 kursi di DPR RI atau sekitar 20%, sementara laki-laki mencapai 80%.

Luthfi mendorong agar lebih banyak perempuan terlibat dalam posisi strategis melalui pendidikan politik dan program pemberdayaan.

“Inilah kiprah yang harus kita tunggu, sehingga Jawa Tengah lebih berdaya,” tegasnya.

Program Kecamatan Berdaya diharapkan menjadi langkah strategis pemerintah provinsi dalam memandirikan perempuan, sekaligus memperkuat peran mereka dalam pembangunan daerah dan pengambilan keputusan politik. (R)
Editor
: Dirgahayu Ginting
beritaTerkait
Pemprov Sumut Siapkan Rp50 Miliar untuk Modal UMKM Tahun 2027
Bareskrim Bongkar Penipuan Email Bisnis Lintas Negara, Korban Rugi Rp5,6 Miliar
Menkes: Keselamatan Korban Jadi Prioritas Pascagempa NTT
Densus 88 dan Pemprov DKI Perkuat Pencegahan Radikalisme di Kalangan Pelajar
UMKM Jawa Tengah Olah Limbah Jadi Produk Kreatif, Tembus Pasar Internasional
Vietnam vs Thailand di Final Piala AFF 2026: Duel Dua Raksasa Asia Tenggara
komentar
beritaTerbaru