Jumat, 21 Agustus 2026

Hunian Hotel di Bandung Melonjak, Event Besar Jadi Magnet Pariwisata

Sabtu, 01 November 2025 11:16 WIB
Hunian Hotel di Bandung Melonjak, Event Besar Jadi Magnet Pariwisata
Wali Kota Bandung Muhammad Farhan berbicara dalam forum diskusi pengembangan pariwisata berbasis event di Bandung, Rabu (29/10/2025). (Dok/Diskominfo Bandung)
Bandung (buseronline.com) - Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, menyampaikan bahwa berbagai event berskala besar menjadi motor utama kebangkitan ekonomi pariwisata Kota Bandung sepanjang tahun 2025.

Strategi Pemkot Bandung yang berfokus pada sektor MICE (Meeting, Incentive, Convention, Exhibition) berhasil menghidupkan kembali gairah wisata kota dan meningkatkan tingkat hunian hotel secara signifikan.

“Begitu MICE bergerak, semua sektor ikut bergerak — transportasi, hotel, restoran, vendor, sampai pengisi acara. Konsekuensinya macet dan harga naik, tapi itu masalah yang baik,” ujar Farhan, Rabu.

Menurut Farhan, Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung tidak ingin pariwisata kota hanya bergantung pada sektor kuliner. Karena itu, berbagai agenda berskala nasional dan internasional terus digelar, mulai dari Pocari Run, Pasar Seni ITB, hingga Asia Afrika Festival.

Event-event tersebut dinilai berhasil menarik wisatawan dengan daya beli tinggi serta memperkuat citra Bandung sebagai kota kreatif dan berkelas.

“Kita ingin Bandung dikenal dengan event-event premium, bukan yang merusak wajah kota. Fokus kita pada seni, budaya, olahraga, dan MICE,” tegasnya.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Jawa Barat per 1 Oktober 2025, tingkat hunian hotel di Kota Bandung melonjak tajam selama periode Juli hingga Oktober 2025.

Pada Juli lalu, bertepatan dengan gelaran Pocari Run, tingkat okupansi hotel mencapai lebih dari 80 persen, jauh di atas rata-rata nasional.

Bahkan menurut data Telkomsel Mobility, terjadi peningkatan pergerakan wisatawan hingga 127 persen pada 19–20 Juli, dari 8.662 menjadi 19.702 orang.

“Pengunjung luar Bandung mencapai 53 persen, paling banyak dari Jakarta Selatan, sekitar 1.600 orang,” ungkap Farhan.

Meski sempat turun pada Agustus akibat efisiensi anggaran pemerintah dan gangguan keamanan, Farhan memastikan tingkat hunian segera pulih berkat keberhasilan rangkaian event berikutnya seperti Asia Afrika Festival dan Bandung Great Sale.

“Sekarang hotel-hotel sudah penuh lagi. Setiap akhir pekan rata-rata okupansi di atas 80 persen. Ini bukti event jadi penggerak utama pariwisata,” jelasnya.

Farhan menegaskan, penyelenggaraan event bukan sekadar hiburan, tetapi juga bagian dari strategi ekonomi kota. Aktivitas MICE dan event besar terbukti menggerakkan transaksi lintas sektor, mulai dari perhotelan, transportasi, hingga UMKM.

Berdasarkan hasil analisis transaksi per pengunjung, nilai transaksi saat Pasar Seni ITB dan Asia Afrika Festival mencapai Rp4.000 per orang, sedangkan pada Pocari Run menembus Rp25.000 per orang.

“Volume besar dengan transaksi kecil itu bagus, begitu juga sebaliknya. Yang penting ekonominya berputar dan masyarakat ikut merasakan dampaknya,” tutur Farhan.

Pemkot Bandung kini tengah memperkuat kolaborasi dengan komunitas kreatif, pengelola hotel, dan pelaku industri pariwisata agar kalender event kota semakin teratur dan berdampak besar.

“Bandung sudah jadi magnet event premium. Sekarang tinggal menjaga konsistensi dan kualitasnya,” tambahnya.

Farhan optimistis, strategi berbasis event dan data akan menjaga momentum pertumbuhan ekonomi pariwisata Kota Bandung.

“Kita akan terus jadikan event sebagai penggerak utama ekonomi. Kalau pariwisatanya hidup, maka ekonomi masyarakat juga ikut hidup,” pungkas Farhan. (R)
Editor
: Dirgahayu Ginting
beritaTerkait
Kemenkes Bangun Rumah Sakit Lapangan di Ruteng, Siapkan 100 Tempat Tidur untuk Korban Gempa
Mentan Amran Pastikan Stok Beras Pengungsi Gempa NTT Aman hingga Satu Tahun
Guru PPPK Paruh Waktu Bisa Ikut Seleksi Jadi PPPK Penuh Waktu Mulai 2027
Kemenkes Gandeng Jerman dan Bayer Perkuat Pasokan Suplemen Ibu Hamil
KPK Tahan Eks Pejabat Pajak, Diduga Terima Gratifikasi Rp20,7 Miliar
O2SN 2026 Resmi Dibuka, 234.803 Murid Siap Unjuk Prestasi Olahraga
komentar
beritaTerbaru