Selasa, 21 Juli 2026

Penurunan Dana Transfer Daerah, Jabar Batasi Biaya Dinas Luar dan Snack

Kamis, 02 Oktober 2025 12:30 WIB
Penurunan Dana Transfer Daerah, Jabar Batasi Biaya Dinas Luar dan Snack
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mengikuti kirab budaya dengan menaiki kuda saat menghadiri Rakor Penanganan Infrastruktur Provinsi Jawa Barat di Gedung Pakuan, Bandung, Selasa (30/9/2025). (Dok/Humas Jabar)
Bandung (buseronline.com) - Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menegaskan akan melakukan sejumlah pengetatan anggaran untuk mengantisipasi potensi berkurangnya dana transfer dari Pemerintah Pusat ke daerah pada 2026.

Namun, Gubernur memastikan belanja publik yang bersifat prioritas tidak akan dikurangi. Penekanan penghematan akan difokuskan pada pos belanja yang dianggap kurang urgent atau bersifat “snack”.

“Tadi disepakati semua melakukan kinerja efektif, mengefektifkan seluruh belanja. Kalau yang kemarin pinggangnya dikencengin mungkin hari ini lehernya,” ujar Dedi Mulyadi saat menutup Rapat Koordinasi (Rakor) Penanganan Infrastruktur Provinsi Jawa Barat di Gedung Pakuan, Kota Bandung, Selasa.

Dedi menjelaskan, penghematan akan dilakukan pada belanja barang dan jasa, pemeliharaan gedung, perjalanan dinas, konsumsi, serta transportasi. Langkah ini juga bertujuan untuk menurunkan penggunaan listrik, internet, dan air di lingkungan pemerintah daerah.

“Ini adalah solusi agar kita tetap berlari kencang mewujudkan Jabar Istimewa, meski anggaran tidak sebesar sebelumnya,” kata Dedi.

Gubernur menegaskan, strategi penghematan ini bersifat terukur sehingga tidak mengurangi kinerja pemerintah. “Hanya kehilangan snack, makan siang, perjalanan dinas, listrik di malam hari tidak boleh nyala kecuali di luar, jam AC dan TV diatur, semuanya akan dikontrol,” jelasnya.

Pengingat penggunaan perangkat alat pemerintah akan diterapkan agar penghematan berjalan efektif. Untuk sistem kerja dari rumah (WFH), pengaturan akan tetap berjalan seperti biasa.

Langkah ini diharapkan memastikan Provinsi Jawa Barat tetap dapat menjalankan program pembangunan dan pelayanan publik dengan optimal meski menghadapi penurunan dana transfer daerah. (R)
Editor
: Dirgahayu Ginting
beritaTerkait
Petani Akui Program Pemerintah Tingkatkan Produktivitas dan Ketahanan Pangan
Kemendikdasmen Perkuat Mutu PAUD Lewat Sulingjar 2026
Ditpamobvit Baharkam Polri dan PT ABB Perkuat Sistem Pengamanan Objek Vital Nasional
Gubernur Sumut Janjikan Bantuan Kapal dan Perbaikan Jalan Saat Serap Aspirasi Warga Nias Barat
Pertamina Dukung Percepatan Pengelolaan Sampah Melalui Proyek PSEL di Kertamantul
Gubernur Sumut Perintahkan Penanganan Cepat Pasien Tumor Ganas di Nias Selatan
komentar
beritaTerbaru