Kamis, 13 Agustus 2026

Ahmad Luthfi Ajak Industri Jasa Keuangan Majukan Ekonomi Desa

Kamis, 18 September 2025 12:09 WIB
Ahmad Luthfi Ajak Industri Jasa Keuangan Majukan Ekonomi Desa
Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menyampaikan arahan pada acara Evaluasi Kinerja Industri Jasa Keuangan Semester I Tahun 2025 di Hotel Gumaya, Kota Semarang, Selasa (16/9/2025). (Dok/Humas Jateng)
Semarang (buseronline.com) - Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi mendorong Industri Jasa Keuangan (IJK) untuk berperan aktif dalam menggerakkan perekonomian berbasis desa. Upaya itu dilakukan dengan memfasilitasi usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), kelompok usaha masyarakat, serta Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih.

“Jasa keuangan bisa melakukan relaksasi kepada masyarakat di desa-desa, termasuk perbantuan keuangan UMKM yang di Jawa Tengah hampir 4,2 juta,” kata Luthfi seusai menghadiri Evaluasi Kinerja Industri Jasa Keuangan (IJK) Jawa Tengah Semester I di Hotel Gumaya, Kota Semarang, Selasa.

Menurutnya, langkah ini akan membantu menumbuhkan perekonomian dari desa hingga kota. Selain UMKM, perekonomian desa juga digerakkan melalui Koperasi Desa Merah Putih.

Hingga kini, sudah ada 8.520 koperasi Merah Putih di Jawa Tengah yang berbadan hukum. Beberapa koperasi bahkan telah memiliki hingga tujuh gerai lengkap, meskipun sebagian lainnya masih terbatas.

Dalam menguatkan basis ekonomi desa, Luthfi juga melibatkan Babinsa dan Bhabinkamtibmas untuk memantau kondisi lapangan. Ia menegaskan, pertumbuhan ekonomi Jawa Tengah pada triwulan II 2025 mencapai 5,28 persen, lebih tinggi dari rata-rata nasional. Capaian tersebut harus dipertahankan dan ditingkatkan.

“Evaluasi kinerja IJK Semester I ini penting. Nantinya akan membantu dalam pengembangan ekonomi di tempat kita,” ujarnya.

Ketua Dewan Audit merangkap Anggota Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Sophia Wattimena, menilai evaluasi kinerja IJK penting untuk meningkatkan koordinasi dan sinergisitas dengan pemerintah daerah. Ia mendorong agar industri jasa keuangan mendukung program prioritas pemerintah.

“Harapannya adalah pertumbuhan ekonomi yang baik dan berkelanjutan,” kata Sophia.

Sementara itu, Kepala OJK Provinsi Jawa Tengah, Hidayat Prabowo, menegaskan pihaknya bersama seluruh IJK siap mendukung visi misi Pemprov Jateng dalam pembangunan ekonomi berbasis desa.

“OJK akan support penuh program gubernur tentang pembangunan ekonomi berbasis desa,” ujarnya.

Dengan sinergi tersebut, pemerintah optimistis ekonomi Jawa Tengah dapat terus tumbuh dan memberi dampak nyata hingga ke tingkat desa. (R)
Editor
: Dirgahayu Ginting
beritaTerkait
UHC Nias Selatan Capai 98 Persen, Pemprov Sumut Dorong Akses Kesehatan Merata
Pemprov Jabar Salurkan Bantuan Peternakan ke Kelompok Ternak di Bandung Barat
Pemko Bandung Usut Tuntas Penebangan 35 Pohon di Empat Lokasi
Prabowo Terima Wakil Menteri Perang AS Elbridge Colby di Istana Merdeka
Wagub Sumut: Kolaborasi Jadi Kunci Tingkatkan Mutu Pendidikan di Nias Barat
Kampoeng Rajoet Binong Jati Ubah Botol Plastik Jadi Benang
komentar
beritaTerbaru