Senin, 05 Oktober 2026

Presiden Prabowo Soroti Akselerasi Program Prioritas Nasional dalam Rapat Terbatas di Istana

Rabu, 10 September 2025 14:13 WIB
Presiden Prabowo Soroti Akselerasi Program Prioritas Nasional dalam Rapat Terbatas di Istana
Presiden RI, Prabowo Subianto, memimpin rapat terbatas bersama sejumlah menteri di Istana Merdeka, Jakarta, Selasa (9/9/2025).
Jakarta (buseronline.com) - Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, memimpin rapat terbatas bersama sejumlah menteri di Istana Merdeka, Jakarta, Selasa.

Rapat tersebut membahas percepatan pelaksanaan program prioritas nasional yang menjadi fokus pemerintah.

Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, menyampaikan arahan Presiden Prabowo terkait percepatan birokrasi dalam pelaksanaan program pemerintah.

“Baru saja selesai kami ratas dipimpin Bapak Presiden. Arahan beliau, semua program harus dipercepat pelaksanaannya, tidak boleh ada hambatan dengan alasan kertas. Artinya, alasan itu aturan lah,” ujar Menko Zulhas kepada wartawan usai rapat.

Dalam sektor pangan, pemerintah menekankan dua agenda utama, yakni optimalisasi lahan pertanian yang sudah berproduksi dan pembangunan lahan baru, termasuk di wilayah Wanam, Papua, Sumatra Selatan, Kalimantan Tengah, dan daerah lainnya.

“Khusus Wanam, sudah dibangun jalan, pelabuhan sudah hampir jadi. Tapi kita akan segera menyelesaikan soal tata ruangnya. Kan itu ada kawasan, sudah ada tim terpadu, tata ruangnya akan segera kita selesaikan untuk percepatan perubahan fungsi lahan,” jelas Zulhas.

Selain fokus pada karbohidrat, pemerintah juga memberi perhatian pada ketersediaan protein bagi masyarakat. Untuk mendukung hal ini, Kementerian Kelautan dan Perikanan berencana membangun 20 ribu hektare tambak pada tahun ini.

“Itu juga diminta untuk dipercepat tahun ini dan tahun depan harus bisa diselesaikan 20 ribu dari target 70 ribu hektare,” imbuh Menko Zulhas.

Tidak hanya pangan, percepatan juga berlaku pada program Koperasi Desa Merah Putih serta program Kampung Nelayan atau Desa Nelayan yang tahun ini ditargetkan mencapai 100 desa.

Dengan arahan tersebut, pemerintah berharap program prioritas nasional dapat terlaksana lebih cepat dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. (R)
Editor
: Dirgahayu Ginting
beritaTerkait
Pertamina Dorong UMKM Batik Inklusif, Libatkan Penyandang Disabilitas
IMSO-23 Kembali Digelar di Indonesia, 23 Negara Ambil Bagian
Pertamina SMEXPO Yogyakarta 2026 Hadirkan 47 UMKM, Perluas Akses Pasar Produk Lokal
KPK Perluas Gerakan Antikorupsi di Lampung, Libatkan Kampus hingga Pelajar
Rico Waas Dorong Al Washliyah Medan Perkuat Peran Keagamaan, Pendidikan dan Generasi Muda
KPK Ungkap Integritas Pendidikan Masih Hadapi Sejumlah Tantangan
komentar
beritaTerbaru