Jumat, 10 Juli 2026

Produk Kopdes Merah Putih Warnai Peringatan Hari Koperasi ke-78 Jawa Tengah

Minggu, 13 Juli 2025 12:09 WIB
Produk Kopdes Merah Putih Warnai Peringatan Hari Koperasi ke-78 Jawa Tengah
Seorang pengunjung mengamati produk batik yang dipamerkan oleh pelaku Koperasi Kelurahan Noyontaan, Kecamatan Pekalongan Timur, dalam rangkaian Peringatan Hari Koperasi ke-78 Tingkat Provinsi Jawa Tengah di Halaman Kantor Gubernur Jateng, Sabtu (12/7/2025
Semarang (buseronline.com) - Peringatan Hari Koperasi Indonesia ke-78 Tingkat Provinsi Jawa Tengah berlangsung semarak di Halaman Kantor Gubernur Jateng, Sabtu pagi. Kegiatan tersebut menjadi momentum penting bagi ribuan koperasi di Jateng, khususnya Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih, untuk menampilkan produk unggulan daerah sekaligus menegaskan eksistensinya dalam penguatan ekonomi kerakyatan.

Pameran koperasi yang menjadi bagian dari rangkaian acara diikuti oleh puluhan stan dari 35 kabupaten/kota di Jawa Tengah. Produk yang dipamerkan sangat beragam, mulai dari hasil pertanian, produk olahan, kerajinan, hingga makanan khas daerah.

Dari wilayah Kabupaten Semarang dan Magelang, misalnya, koperasi menampilkan aneka sayuran segar hasil pertanian hortikultura. Koperasi pesisir Demak membawa olahan hasil laut, sedangkan dari Brebes hadir telur asin khasnya. Tidak ketinggalan, kopi Temanggung, batik Pekalongan, serta produk-produk UMKM lokal lainnya turut menghiasi stan pameran.

Salah satu peserta, Koperasi Desa Pakopen dari Kecamatan Bandungan, Kabupaten Semarang, memamerkan aneka sayuran seperti cabai, tomat, dan wortel. Kepala Desa Pakopen, Agus Subarjo, menyampaikan bahwa koperasi desanya sudah berbadan hukum dan memiliki fasilitas sendiri untuk mendukung pemasaran hasil pertanian warga.

“Ini produknya adalah hasil bumi dari masyarakat, nanti dikelola, ditampung oleh Koperasi Desa Pakopen, kemudian dipasarkan,” jelas Agus.

Koperasi Desa Gombong dari Kecamatan Belik, Kabupaten Pemalang, juga hadir dengan produk buah, sayur, dan kopi lokal. Ketua koperasi, Wahyono, mengatakan bahwa koperasinya baru terbentuk dua bulan lalu, namun telah menjalin kemitraan aktif dengan petani lokal sebagai bentuk pemberdayaan.

“Biasanya para petani yang budidaya, kita koperasi sebagai market-nya termasuk untuk pendistribusian. Kita mengakomodir mereka,” ujar Wahyono.

Sementara itu, dari Kota Pekalongan, Koperasi Kelurahan Noyontaan menampilkan batik canting sebagai produk andalan. Anggotanya, Abdul Aziz, berharap koperasi bisa turut melestarikan warisan budaya batik canting yang kini mulai ditinggalkan generasi muda.

“Harapannya, supaya pengrajin canting maju, biar seperti yang lain. Karena canting kebanyakan generasinya punah, nggak ada peminatnya,” tutur Aziz.

Peringatan Hari Koperasi ke-78 ini juga menjadi momentum peluncuran resmi 8.523 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih se-Jawa Tengah, program inisiatif nasional yang digagas oleh Presiden RI Prabowo Subianto. Peluncuran dilakukan secara simbolis oleh Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dengan penyerahan badan hukum kepada perwakilan koperasi.

Asisten Ekonomi dan Pembangunan Sekretaris Daerah Jateng, Sujarwanto Dwiatmoko, menegaskan bahwa Pemprov siap membina dan memfasilitasi koperasi sebagai lembaga bisnis produktif, bukan hanya sebagai penerima bantuan.

“Harapannya betul-betul Koperasi Merah Putih itu lembaga bisnis, bukan lembaga yang nanti akan banyak diberi, tapi yang difasilitasi usahanya,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan bahwa koperasi-koperasi tersebut telah mendapatkan pelatihan dasar manajemen dan perencanaan bisnis. Diharapkan, koperasi mampu menjadi pilar ekonomi yang memperkuat kesejahteraan masyarakat desa dan kelurahan.

“Kita berharap kelahiran koperasi ini, yang berbisnisnya bagus, punya perencanaan bisnis yang bagus, punya manajemen bisnis yang bagus, sehingga keuntungan untuk kesejahteraan masyarakat dapat berhasil,” tandas Sujarwanto.

Peringatan Hari Koperasi tahun ini tidak hanya menjadi ajang selebrasi, tetapi juga menjadi tonggak penting bagi penguatan ekonomi lokal berbasis koperasi yang mandiri, produktif, dan berdaya saing di tingkat nasional. (R)
Editor
: Dirgahayu Ginting
beritaTerkait
Wakapolri Tutup Pendidikan Taruna Akpol Angkatan ke-58, 282 Capaja Siap Jadi Perwira Polri
Kemah Bela Negara 2026 Digelar di Garut, Perkuat Karakter Generasi Muda dan Cegah Radikalisme
Presiden Prabowo Resmikan Lima Bendungan, Bertolak ke NTB untuk Kunjungan Kerja
Kapolri Salurkan 80 Ton Pupuk Batu Bara untuk Lima Kelompok Tani di Riau
Indonesia Luncurkan Purwarupa Vaksin DBD Berbasis mRNA Pertama di Dunia
Kemendikdasmen Perkuat PAUD dan Pendidikan Dasar melalui Implementasi Wajib Belajar 13 Tahun
komentar
beritaTerbaru