Selasa, 21 Juli 2026

Integrasi Gedung AA Maramis dan Lapangan Banteng, Kemenkeu–Pemprov DKI Bangun Ruang Publik Berkualitas

Sabtu, 12 Juli 2025 12:26 WIB
Integrasi Gedung AA Maramis dan Lapangan Banteng, Kemenkeu–Pemprov DKI Bangun Ruang Publik Berkualitas
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyerahkan buku “Gedung AA Maramis” kepada Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung dalam acara pencanangan penataan dan integrasi Gedung AA Maramis dan Lapangan Banteng, Kamis (10/7/2025) di Jakarta. (Dok/Kemenkeu)
Jakarta (buseronline.com) - Kementerian Keuangan (Kemenkeu) dan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memperkuat kolaborasi dalam upaya peningkatan kualitas ruang publik melalui proyek integrasi Gedung AA Maramis dengan kawasan Lapangan Banteng. Sinergi ini dicanangkan dalam acara resmi penataan dan integrasi yang digelar pada Kamis di Jakarta.

Dalam sambutannya, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menekankan pentingnya pemanfaatan aset negara secara optimal, tidak hanya untuk kepentingan ekonomi, tetapi juga sebagai ruang publik yang memiliki nilai sosial dan kultural.

“Kami, setelah menyelesaikan restorasi Gedung AA Maramis, memang memikirkan agar kawasan ini menjadi satu kesatuan yang terbuka. Kawasan ini merupakan bagian dari lingkar empat yang dulu menjadi jantung pemerintahan. Jika disatukan, kawasan ini dapat memberikan banyak manfaat sebagai ruang publik dan juga menjadi bagian dari perjalanan sejarah bangsa,” ujar Sri Mulyani.

Gedung AA Maramis sendiri telah rampung direstorasi pada 2024 dan kini dikelola oleh Lembaga Manajemen Aset Negara (LMAN). Menurut Sri Mulyani, pengelolaan gedung tersebut merupakan bentuk pemanfaatan Barang Milik Negara (BMN) secara profesional dan berdampak nyata bagi masyarakat.

“LMAN bertugas mengelola kekayaan negara secara optimal. Setiap aset, baik tanah maupun bangunan, harus dimanfaatkan untuk menciptakan nilai tambah—tidak hanya dari sisi ekonomi, tapi juga sosial dan budaya,” jelasnya.

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, yang hadir dalam acara tersebut, menyambut baik kolaborasi ini. Ia menyebutkan bahwa kepercayaan yang diberikan Kemenkeu kepada Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menjadi landasan penting dalam membangun ruang publik yang inklusif dan berkelanjutan.

“Kolaborasi ini adalah bukti bahwa sinergi antara pusat dan daerah bisa menghasilkan sesuatu yang berdampak langsung pada masyarakat. Lapangan Banteng yang terintegrasi dengan Gedung AA Maramis akan menjadi ruang terbuka yang nyaman, aman, dan bisa diakses oleh berbagai kalangan,” tutur Pramono.

Integrasi kawasan ini diharapkan menghadirkan wajah baru bagi pusat kota Jakarta, sebagai ruang publik yang tidak hanya fungsional, tetapi juga merefleksikan nilai-nilai sejarah, kebersamaan, dan keberlanjutan.

Selain menjadi tempat aktivitas warga, kawasan ini juga akan menjadi titik penting dalam perjalanan sejarah bangsa. Proyek ini menjadi simbol komitmen pemerintah dalam mengelola aset negara secara produktif dan berpihak pada kepentingan rakyat.

Dengan hadirnya ruang publik yang berkualitas, Jakarta diharapkan terus tumbuh menjadi kota yang inklusif, berkelanjutan, dan membanggakan bagi seluruh warganya. (R)
Editor
: Dirgahayu Ginting
beritaTerkait
Pemerintah Percepat Pengembangan Kendaraan Listrik, Siapkan Pabrik Motor Listrik Nasional
PWI Sumut Laporkan Hotman Paris ke Polda Sumut atas Dugaan Penghinaan Profesi Wartawan
Presiden Prabowo: Koperasi Desa Merah Putih Jadi Instrumen Strategis Perkuat Ekonomi Desa
Kapolres Samosir Tegaskan Perang terhadap Narkoba, Illegal Logging dan Judi
Pemkab Garut Gandeng UPI Latih 400 Guru Tingkatkan Kompetensi Literasi dan Numerasi
Tiga Tersangka Kasus Dugaan Korupsi Pembiayaan PT PPA Ditahan
komentar
beritaTerbaru