Rabu, 22 Juli 2026

Peringatan Hari Buruh di Monas: Presiden Prabowo Komitmen Tingkatkan Kesejahteraan Pekerja

Kamis, 01 Mei 2025 14:46 WIB
Peringatan Hari Buruh di Monas: Presiden Prabowo Komitmen Tingkatkan Kesejahteraan Pekerja
Presiden Prabowo Subianto menghadiri langsung acara peringatan Hari Buruh Internasional yang digelar di kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta, pada Kamis (1/5/2025). (Dok/BPMI Setpres)
Jakarta (buseronline.com) - Presiden Prabowo Subianto hadir dalam peringatan Hari Buruh Internasional yang digelar di Monumen Nasional (Monas), Jakarta, pada Kamis.

Acara tersebut dihadiri oleh lebih dari 200.000 buruh dan pekerja dari berbagai daerah, yang datang untuk menunjukkan solidaritas dan semangat perjuangan untuk hak-hak mereka.

Dalam pidatonya, Presiden Prabowo menekankan komitmen pemerintah untuk meningkatkan kesejahteraan pekerja Indonesia dan memastikan adanya sistem ketenagakerjaan yang lebih adil dan berkelanjutan.

"Kami akan bekerja keras agar semua warga negara Indonesia mendapatkan pelayanan kesehatan terbaik dan obat-obatan dengan harga terjangkau. Ini adalah perjuangan kami. Kekayaan bangsa Indonesia sangat besar, dan kami ingin memastikan manfaatnya dirasakan oleh semua," tegas Presiden.

Menanggapi enam tuntutan utama dari serikat pekerja, yang antara lain mencakup penghapusan sistem outsourcing, pengesahan RUU Perlindungan Pekerja Rumah Tangga (PPRT), revisi UU Ketenagakerjaan, penetapan upah layak, pengesahan RUU Perampasan Aset untuk pemberantasan korupsi, dan pembentukan Satuan Tugas Pemutusan Hubungan Kerja (Satgas PHK), Presiden Prabowo berjanji untuk menindaklanjuti tuntutan tersebut dengan serius.

Ia mengungkapkan bahwa kementerian terkait akan segera melakukan kajian mendalam untuk menyelesaikan masalah-masalah tersebut.

Sebagai langkah konkret, Presiden mengumumkan pembentukan Dewan Kesejahteraan Buruh Nasional yang akan melibatkan pimpinan serikat buruh dari seluruh Indonesia.

Dewan ini akan bertugas untuk mempelajari kondisi buruh dan memberikan masukan mengenai undang-undang dan regulasi yang tidak melindungi hak-hak pekerja.

"Mereka akan memberi masukan kepada saya, dan kita akan segera melakukan perbaikan," ujar Presiden.

Selain itu, Presiden juga mengungkapkan bahwa pemerintah akan segera membentuk satuan tugas untuk menangani masalah Pemutusan Hubungan Kerja (PHK).

Presiden menegaskan bahwa para pekerja tidak akan dipecat sembarangan dan pemerintah akan turun tangan untuk memastikan hak-hak pekerja terlindungi.

Presiden Prabowo juga menyampaikan dukungannya terhadap pengesahan RUU Perampasan Aset, yang menjadi salah satu tuntutan buruh untuk memberantas korupsi.

"Saya mendukung RUU ini sepenuhnya. Tidak ada tempat bagi mereka yang mencuri aset negara untuk tidak mengembalikannya," tegas Presiden.

Peringatan Hari Buruh kali ini menandai langkah konkret pemerintah dalam merespons aspirasi pekerja, dengan harapan menciptakan sistem ketenagakerjaan yang lebih baik dan adil di Indonesia. (R)
Editor
: Dirgahayu Ginting
beritaTerkait
Mahasiswa dan Dosen PBSI UNIKA Medan Tanam Pohon, Wujudkan Nilai Kepramukaan dan Kepedulian Lingkungan
Pemerintah Percepat Pengembangan Kendaraan Listrik, Siapkan Pabrik Motor Listrik Nasional
PWI Sumut Laporkan Hotman Paris ke Polda Sumut atas Dugaan Penghinaan Profesi Wartawan
Presiden Prabowo: Koperasi Desa Merah Putih Jadi Instrumen Strategis Perkuat Ekonomi Desa
Kapolres Samosir Tegaskan Perang terhadap Narkoba, Illegal Logging dan Judi
Pemkab Garut Gandeng UPI Latih 400 Guru Tingkatkan Kompetensi Literasi dan Numerasi
komentar
beritaTerbaru