Kamis, 08 Oktober 2026

Gerakan Pangan Murah di Temanggung: Bulog Distribusikan 70 Ton Beras

Selasa, 01 April 2025 12:16 WIB
Gerakan Pangan Murah di Temanggung: Bulog Distribusikan 70 Ton Beras
Warga antre untuk membeli beras SPHP dalam program Gerakan Pangan Murah (GPM) di salah satu titik distribusi di Kabupaten Temanggung. (Dok/Diskominfo Jateng)
Temanggung (buseronline.com) - Dalam upaya menjaga stabilitas harga pangan, Perum Bulog Cabang Magelang telah menyalurkan 70 ton beras di Kabupaten Temanggung melalui program Gerakan Pangan Murah (GPM).

Pemimpin Cabang Bulog Magelang, Ihsan Suraadilaga, mengungkapkan bahwa penyaluran beras dilakukan di 21 titik yang tersebar di wilayah Temanggung.

“Kami telah mendistribusikan sebanyak 70 ton beras dalam program GPM ini, dengan setiap titik mendapatkan jatah 2,5 hingga 3,5 ton,” ujar Ihsan pada Sabtu (29/3/2025).

Ia menjelaskan bahwa beras yang didistribusikan merupakan beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) dengan harga maksimal Rp11.200 per kilogram atau Rp56.000 per sak isi lima kilogram.

“Masyarakat sangat antusias menyambut program ini karena harga yang lebih terjangkau dibanding harga pasar. Selain itu, kebutuhan beras meningkat menjelang Ramadan dan Lebaran,” tambahnya.

Lebih lanjut, Ihsan menegaskan bahwa stok beras di Bulog Cabang Magelang masih mencukupi dan masyarakat tidak perlu khawatir mengenai ketersediaan pangan.

“Kami memastikan pasokan beras, baik kualitas medium maupun premium, masih sangat mencukupi hingga Lebaran,” katanya.

Program Gerakan Pangan Murah (GPM) di Kabupaten Temanggung berlangsung dari 13 hingga 26 Maret dengan lokasi distribusi di kantor desa dan kecamatan yang telah ditunjuk. (R)
Editor
: Dirgahayu Ginting
beritaTerkait
Timnas Indonesia Satu Grup dengan Jepang, Qatar, dan Thailand di Piala Asia 2027
Spanyol Comeback 2-1 atas Kroasia, Mikel Merino Jadi Pahlawan
Harry Kane Brace, Inggris Hajar Republik Ceko 3-0 di Wembley
Menteri Koperasi Kunjungi KDMP Pantai Pasifik Toba, Dorong Ekonomi Rakyat Berbasis Koperasi
400 Guru Mengaji Bandung Dipersiapkan Jadi Penggerak Pemberantasan Buta Huruf Al-Qur'an
Korlantas Polri Bersama KemenPAN-RB dan BSSN Bahas Integrasi SIM dan STNK Digital
komentar
beritaTerbaru