Minggu, 25 Oktober 2026

Wali Kota Bandung Kunjungi RPH Ciroyom, Pastikan Pasokan Daging Aman

Minggu, 30 Maret 2025 10:21 WIB
Wali Kota Bandung Kunjungi RPH Ciroyom, Pastikan Pasokan Daging Aman
Para pekerja di Rumah Potong Hewan (RPH) Ciroyom tengah melakukan proses pemotongan sapi untuk memastikan ketersediaan daging menjelang Lebaran, Kamis (27/3/2025). (Dok/Diskominfo Bandung)
Bandung (buseronline.com) - Menjelang Hari Raya Idul Fitri, Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, melakukan inspeksi ke Rumah Potong Hewan (RPH) Ciroyom pada Kamis.

Kunjungan ini dilakukan untuk memastikan kesiapan fasilitas pemotongan hewan dalam memenuhi tingginya permintaan daging selama Lebaran.

Farhan menegaskan pentingnya kelancaran distribusi daging guna menjaga stabilitas harga dan menghindari lonjakan inflasi.

"Kami ingin memastikan bahwa proses pemotongan berjalan lancar agar masyarakat mendapatkan daging berkualitas dengan harga yang tetap stabil," ujarnya.

Dalam kunjungan tersebut, Farhan didampingi oleh anggota DPD RI Jawa Barat, Agita Nurfianti. Ia menyampaikan bahwa kerja sama antara pemerintah pusat dan daerah sangat penting dalam menjaga ketahanan pangan di Kota Bandung.

"Sinergi ini menjadi kunci dalam mengatasi tantangan pangan di kota ini. Kehadiran Ibu Agita dari DPD RI membuktikan bahwa pemerintah pusat dan daerah bersama-sama berupaya menjaga ketersediaan daging bagi masyarakat," tutur Farhan.

Kepala DKPP Kota Bandung, Gin Gin Ginanjar, mengungkapkan bahwa Kota Bandung masih bergantung pada pasokan pangan dari luar daerah. Berdasarkan data, sekitar 96,42 persen kebutuhan pangan Kota Bandung dipenuhi dari luar kota.

"Kita sering mengira bahwa pasokan pangan cukup, padahal sebagian besar bahan pangan yang masuk kembali dikirim ke luar kota. Ini menunjukkan bahwa ketergantungan kita terhadap daerah lain masih sangat tinggi," kata Gin Gin.

Untuk mengurangi ketergantungan tersebut, DKPP terus mengembangkan program urban farming berbasis perkotaan. Program ini memanfaatkan lahan terbatas di pemukiman untuk budidaya tanaman, perikanan, peternakan ayam, dan pengelolaan sampah organik menjadi kompos atau maggot.

"Kami mengoptimalkan potensi yang ada dengan konsep pertanian perkotaan yang berkelanjutan. Saat ini, program Buruan SAE sudah tersebar di hampir 500 titik di berbagai wilayah Bandung," tambah Gin Gin.

Dengan langkah-langkah tersebut, diharapkan persiapan menjelang Lebaran berjalan lancar, sehingga kebutuhan daging masyarakat tetap terpenuhi dan harga tetap stabil. (R)
Editor
: Dirgahayu Ginting
beritaTerkait
Kualitas Udara Memburuk, Dinkes Sumut Imbau Warga Kurangi Aktivitas di Luar Rumah
Ahmad Luthfi Raih Detik Jateng-Jogja Award 2026, Investasi Jateng Capai Rp72,54 Triliun
Korbrimob Polri Hadiri NCT APAC 2026, Perkuat Kemampuan Hadapi Ancaman Bahan Peledak
CKG Sumut Capai 32,81 Persen, Target 46 Persen hingga Akhir 2026
Bobby Nasution Apresiasi Pengungkapan 1,16 Ton Ketamin di Selat Malaka
Pemko Medan Salurkan Bantuan Pendidikan untuk 214 Mahasiswa, Maksimal Rp6 Juta per Semester
komentar
beritaTerbaru