Rabu, 07 Oktober 2026

Soal Pengungsi Rohingya, Pemerintah Berikan Bantuan dengan Utamakan Kepentingan Masyarakat Setempat

Sabtu, 09 Desember 2023 14:11 WIB
Soal Pengungsi Rohingya, Pemerintah Berikan Bantuan dengan Utamakan Kepentingan Masyarakat Setempat
Presiden Jokowi dalam keterangannya kepada media di Istana Merdeka, Jakarta.
Jakarta (buseronline.com) - Presiden RI Ir H Joko Widodo (Jokowi) menanggapi terjadinya peningkatan arus pengungsi Rohingya yang masuk ke Indonesia.

Presiden Jokowi menyebut pemerintah Indonesia akan terus mengutamakan kepentingan masyarakat setempat dalam menangani para pengungsi.

“Bantuan kemanusiaan sementara kepada pengungsi akan diberikan, dengan tetap mengutamakan kepentingan masyarakat lokal,” kata Presiden Jokowi dalam keterangannya kepada media di Istana Merdeka, Jakarta.

Kepala Negara RI tersebut menilai bahwa fenomena bertambahnya arus pengungsi Rohingya ke Indonesia juga diduga kuat karena adanya keterlibatan jaringan tindak pidana perdagangan orang (TPPO).

“Saya memperoleh laporan mengenai pengungsi Rohingya yang makin banyak yang masuk ke wilayah Indonesia, terutama Provinsi Aceh, terdapat dugaan kuat, ada keterlibatan jaringan Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) dalam arus pengungsian ini,” jelas Presiden Jokowi.

Oleh karena itu, Presiden Jokowi menekankan bahwa untuk menangani hal tersebut, pemerintah Indonesia akan terus meningkatkan koordinasi dan kolaborasi dengan sejumlah pihak.

“Pemerintah Indonesia akan terus berkoordinasi dengan organisasi internasional untuk menangani masalah ini,” jelas Presiden Jokowi. (R3)
Editor
: Dirgahayu Ginting
beritaTerkait
TP PKK Medan Ajak Anak Biasakan Cuci Tangan Pakai Sabun
Siswa Indonesia Siap Ukir Prestasi di IMSO-23 2026
Rico Waas: Keberagaman Budaya Jadi Kekuatan Pariwisata Kota Medan
BPK RI Periksa Pengelolaan Almatsus Polri, Korbrimob Siap Transparan
Dinkes Bandung Kejar Anak Zero Dose Lewat Bulan Imunisasi Sepanjang Oktober
Teratai Fighter Team Korbrimob Polri Juara Umum Tegar Beriman Championship, Sabet 7 Medali Emas
komentar
beritaTerbaru