Pemkab Toba Sambut 30 Delegasi IIGCE 2026, Potensi Pariwisata Jadi Sorotan
Balige (buseronline.com) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Toba menyambut kedatangan sekitar 30 delegasi Asosiasi Panasbumi Indonesia (API) ya
Ekonomi 7 jam lalu
Papua Barat (buseronline.com) - Presiden Republik Indonesia, Ir H Joko Widodo (Jokowi) menekankan bahwa pembangunan industri pupuk di wilayah Papua merupakan bagian dari strategi Indonesia dalam menegakkan kedaulatan pangan.
Hal tersebut disampaikan oleh Presiden Jokowi dalam sambutannya saat melakukan ground breaking Proyek Strategis Nasional (PSN) Kawasan Industri Pupuk Fakfak, Provinsi Papua Barat.
“Kita ini penduduk hampir 280 juta, oleh sebab itu kita harus mandiri, kita harus berdikari, kita harus bisa berdaulat betul dalam hal pangan,” ujar Presiden Jokowi dalam keterangannya kepada media.
Kedaulatan pangan tersebut harus dicapai agar Indonesia dapat mandiri dalam memenuhi kebutuhan pangan dalam negeri dan tidak bergantung kepada negara lain.
Kepala Negara RI memberikan contoh, konflik yang terjadi antara Ukraina dan Rusia telah mengganggu pemenuhan kebutuhan pangan Indonesia.
“Saya juga kaget, lho kita ngambil apa dari sana? Ternyata gandum kita 30 persen itu berasal dari Rusia dan Ukraina, untungnya kita mendapat suplai dari negara lain. Ini yang harus kita pikirkan dalam jangka ke depan,” ucap Presiden Jokowi.
Presiden RI menekankan kembali pentingnya pembangunan industri pupuk dalam mewujudkan kedaulatan pangan.
“Dalam proses tersebut, pupuk memiliki peran yang sangat penting. Sering ini dikeluhkan kalau saya ke desa, ke sawah, yang dikeluhkan oleh para petani pupuk. Kelangkaan pupuk, ini yang harus kita segera selesaikan,” ucap Presiden Jokowi.
Dalam keterangannya di hadapan awak media usai ground breaking, Presiden Jokowi menjelaskan bahwa urusan pangan bukan hanya mengenai pemenuhan kebutuhan beras saja, melainkan juga untuk meningkatkan produktivitas dari tanaman yang ditanam.
“Oleh sebab itu, ini menjadi bagian yang sangat penting karena pupuk itu akan meningkatkan produktivitas tanaman yang kita tanam, baik itu padi, baik itu tebu, baik itu jagung, semuanya membutuhkan pupuk,” jelas Presiden Jokowi.
Mengenai kebutuhan sumber daya manusia (SDM) di wilayah Papua dalam mendukung industri pupuk tersebut, Presiden Jokowi menilai perlu adanya penyesuaian suplai SDM yang dapat sesuai dengan kebutuhan industri dan kebutuhan lapangan.
“Saya kira ini kesempatan yang baik bagi SDM-SDM muda di tanah Papua untuk ikut membangun industri pupuknya sendiri,” tutup Presiden Jokowi. (R3)
Balige (buseronline.com) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Toba menyambut kedatangan sekitar 30 delegasi Asosiasi Panasbumi Indonesia (API) ya
Ekonomi 7 jam lalu
Ruteng (buseronline.com) Menteri Kesehatan (Menkes) RI Budi Gunadi Sadikin meninjau langsung pelayanan kesehatan bagi korban gempa di RSUD
Kesehatan 11 jam lalu
Jayawijaya (buseronline.com) Gangguan tembakan terjadi di sekitar Polsek Asologaima, Kampung Kimbim, Distrik Asologaima, Kabupaten Jayawij
Hukum & Peristiwa 13 jam lalu
Kuningan (buseronline.com) Ratusan murid merayakan HUT ke81 Kemerdekaan Republik Indonesia melalui kegiatan Hari Anak Merdeka 2026 di Pas
Pendidikan 14 jam lalu
Jakarta (buseronline.com) Lebih dari 150 ribu masyarakat memadati kawasan Istana Merdeka dan Monumen Nasional (Monas), Jakarta, untuk meng
Regional 14 jam lalu
Medan (buseronline.com) Kantor Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Sumatera Utara di Jalan Adinegoro Nomor 4, Medan, kembali dibob
Hukum & Peristiwa 14 jam lalu
Medan (buseronline.com) Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprov Sumut) mendorong penguatan budaya menabung dan literasi keuangan sejak
Ekonomi 15 jam lalu
Ruteng (buseronline.com) Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI mempercepat pembangunan rumah sakit lapangan di Stadion Golo Dukal, Kabupaten
Kesehatan 15 jam lalu
Manggarai Barat (buseronline.com) Menteri Pertanian (Mentan) RI Andi Amran Sulaiman memastikan ketersediaan pangan bagi masyarakat terdamp
Ekonomi 16 jam lalu
Jakarta (buseronline.com) Kabar baik bagi para guru berstatus Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) paruh waktu. Pemerintah me
Pendidikan 17 jam lalu