Menteri Koperasi Kunjungi KDMP Pantai Pasifik Toba, Dorong Ekonomi Rakyat Berbasis Koperasi
Porsea (buseronline.com) Menteri Koperasi RI Dr Ferry Juliantono melakukan kunjungan kerja ke Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) Pantai Pasi
Ekonomi 9 jam lalu
Penajam Paser Utara (buseronline.com) - Presiden Republik Indonesia (RI) Ir H Joko Widodo (Jokowi) melakukan peletakan batu pertama atau ground breaking Bandar Udara Ibu Kota Nusantara (IKN) di Kabupaten Penajam Paser Utara, Provinsi Kalimantan Timur, Rabu.
Presiden Jokowi menilai bandara tersebut memiliki peran yang sangat penting bagi kawasan IKN.
Turut mendampingi Presiden Jokowi dalam acara tersebut yaitu Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Ad Interim Erick Thohir, Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional Hadi Tjahjanto, Kepala Otorita IKN Bambang Susantono, Pj Gubernur Kalimantan Timur Akmal Malik, dan Pj Bupati Penajam Paser Utara Makmur Marbun.
“Kehadiran bandara ini sangat penting mengingat makin padatnya kegiatan di IKN, makin banyaknya mobilitas orang dan juga barang dari dan menuju ke IKN,” ujar Presiden Jokowi saat menyampaikan sambutan.
Kehadiran Bandara IKN akan membuat kawasan IKN semakin terbuka, konektivitas semakin baik, dan semakin mudah dijangkau dari manapun.
Kepala Negara RI juga meyakini bahwa kehadiran Bandara IKN akan meningkatkan daya saing IKN.
“Saya yakin Bandara IKN ini akan meningkatkan daya saing IKN, competitiveness, mendorong pertumbuhan ekonomi, dan mendorong pengembangan potensi di daerah, dan mengakselerasi pembangunan IKN yang sedang kita proses,” jelas Presiden Jokowi.
Presiden Jokowi menjelaskan bahwa Bandara IKN tersebut merupakan bandara khusus yang digunakan untuk mendukung pelayanan kegiatan pemerintahan dan mendukung konektivitas di Ibu Kota Nusantara.
Bandara IKN ini memiliki luas 347 hektare dengan landasan pacu (runway) 3.000 x 45 meter, dan dapat melayani pesawat berbadan lebar.
“Juga dilengkapi dengan terminal seluas 7.350 meter persegi sehingga penumpang dapat dilayani dengan nyaman dan baik,” ucap Presiden Jokowi.
Presiden Jokowi pun menargetkan bandara yang dibangun dengan anggaran Rp.4,3 triliun tersebut dapat digunakan pada pertengahan tahun 2024 dan dapat beroperasi penuh pada akhir tahun 2024.
“Ditargetkan akan beroperasi penuh di Desember 2024, tetapi sudah bisa dipakai nanti di bulan Juni 2024,” tutup Presiden Jokowi. (R3)
Porsea (buseronline.com) Menteri Koperasi RI Dr Ferry Juliantono melakukan kunjungan kerja ke Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) Pantai Pasi
Ekonomi 9 jam lalu
Bandung (buseronline.com) Sebanyak 400 guru mengaji dan tokoh pendidikan AlQuran di Kota Bandung mengikuti pelatihan metode literasi mem
Pendidikan 11 jam lalu
Jakarta (buseronline.com) Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri menerima audiensi Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Bi
Hukum & Peristiwa 12 jam lalu
Jakarta (buseronline.com) Festival Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional (FLS3N) 2026 resmi berakhir. Dilansir dari laman Kemendikdasmen, a
Pendidikan 13 jam lalu
Medan (buseronline.com) Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) di Kota Medan kini bertransformasi. Tidak lagi hanya berkutat pada penimbangan ba
Kesehatan 13 jam lalu
Jakarta (buseronline.com) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggelar rapat koordinasi bersama sejumlah kementerian/lembaga dan organisas
Hukum & Peristiwa 14 jam lalu
Medan (buseronline.com) Staf Ahli Tim Penggerak PKK Kota Medan Ny Martinijal Zakiyuddin Harahap, mengajak anakanak membiasakan perilaku h
Kesehatan 15 jam lalu
Depok (buseronline.com) Dua siswa berprestasi, Kaindra Nadira Saidtama dan Aiden Gracio, siap membawa nama Indonesia dalam Olimpiade Matem
Pendidikan 15 jam lalu
Medan (buseronline.com) Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas menegaskan keberagaman budaya yang hidup berdampingan di Kota Medan merup
Ekonomi 16 jam lalu
Depok (buseronline.com) Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI mulai melakukan pemeriksaan terinci terhadap pengelolaan Alat Material Khusus (A
Ekonomi 17 jam lalu