Selasa, 13 Oktober 2026

Tekan Inflasi, Pemprov Jateng dan BI Gelar Gerakan Pangan Murah di Semarang

Selasa, 13 Oktober 2026 14:55 WIB
Tekan Inflasi, Pemprov Jateng dan BI Gelar Gerakan Pangan Murah di Semarang
Pemprov Jateng bersama BI menggelar gerakan pangan murah dan menyalurkan berbagai bantuan sebagai upaya menjaga stabilitas harga bahan pokok serta mengendalikan inflasi yang digelar di Kantor Dinas Pertanian dan Peternakan Jawa Tengah, Kompleks Tarubudaya, Ungaran, Kabupaten Semarang, Senin (12/10/2026).
Manfaat serupa dirasakan Dari, pengusaha katering yang memanfaatkan program tersebut untuk menekan biaya produksi. Ia menyebutkan, harga beras yang di pasaran mencapai Rp14 ribu hingga Rp15 ribu per kilogram bisa diperoleh dengan harga Rp11 ribu per kilogram melalui gerakan pangan murah.

Menurutnya, harga bahan pokok yang tinggi sangat memengaruhi biaya operasional usaha katering. Namun, menaikkan harga jual bukanlah pilihan mudah karena berisiko membuat pelanggan beralih ke penyedia jasa lain.

"Kenaikan harga bahan pokok sangat berpengaruh untuk usaha katering kami. Kalau kita naikkan harga, pelanggan tidak mungkin, karena pelanggan bisa lari. Jadi program ini sangat membantu. Yang berpengaruh bagi kami itu harga ayam dan beras," katanya.

Melalui kegiatan ini, Pemprov Jawa Tengah berharap stabilitas harga pangan dapat terjaga, daya beli masyarakat terlindungi, serta pelaku usaha kecil dan petani tetap mampu menjalankan kegiatan ekonominya di tengah tekanan harga dan ancaman El Nino. (R)

Editor
: Administrator
beritaTerkait
Pembukaan FTBI Jateng 2026 Meriah, Dua Siswa Bawa Pulang Hadiah dari Taj Yasin
Wagub Jateng: Bahasa Jawa Berperan Penting dalam Membentuk Karakter Generasi Muda
Samsat Budiman Mobile Hadir hingga Desa, Bapenda Jateng Permudah Pembayaran Pajak Kendaraan
Pemprov Jateng Salurkan Bantuan Rp374 Juta untuk Biaya Kos Mahasiswa NTT Terdampak Gempa
Bunda PAUD Jateng Dorong Pembelajaran Koding dan Robotik di Sekolah
Ketua TP Posyandu Pati Dorong Penguatan Kelembagaan dan Kualitas Pelayanan
komentar
beritaTerbaru