Sabtu, 10 Oktober 2026

Medan dan Malaysia Perkuat Peluang Kerja Sama Ekonomi dan Investasi

Sabtu, 10 Oktober 2026 08:50 WIB
Medan dan Malaysia Perkuat Peluang Kerja Sama Ekonomi dan Investasi
Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas menerima kunjungan silaturahmi Duta Besar Malaysia untuk Republik Indonesia, Dato' Muzafar Shah Mustafa, di Balai Kota Medan, Kamis (8/10/2026).

Medan (buseronline.com) - Pemerintah Kota Medan membuka peluang kerja sama yang lebih luas dengan Malaysia di berbagai sektor, mulai dari ekonomi, investasi, usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), hingga pariwisata dan infrastruktur perkotaan.

Peluang kerja sama tersebut dibahas saat Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas menerima kunjungan silaturahmi Duta Besar Malaysia untuk Republik Indonesia, Dato' Muzafar Shah Mustafa, di Balai Kota Medan, pada 8 Oktober 2026.

Dalam pertemuan itu, Rico Waas memaparkan sejumlah potensi Kota Medan yang dapat dikembangkan melalui kolaborasi dengan Malaysia. Ia menyebutkan, Medan memiliki posisi strategis sebagai kota terbesar di Sumatra dengan jumlah penduduk sekitar 2,5 juta jiwa.

Selain menjadi pusat kegiatan ekonomi, Medan juga memiliki keunggulan sebagai kota multikultural dengan kekayaan kuliner dan budaya yang berpotensi mendukung pengembangan sektor pariwisata.

Dari sisi investasi, Rico mengungkapkan bahwa realisasi investasi Kota Medan pada 2025 mencapai sekitar Rp14,5 triliun, melampaui target sebesar Rp7 triliun.

Sementara itu, pertumbuhan ekonomi Medan pada tahun yang sama tercatat sekitar 5,10 persen. "Medan ini tidak hanya memiliki ekonomi makro, tetapi juga ekonomi mikro. Kota ini juga menjadi kotanya UMKM," ujar Rico Waas.

Rico juga menjelaskan pengembangan transportasi massal berbasis bus rapid transit (BRT). Pemko Medan menargetkan penambahan koridor BRT dari lima menjadi 12 koridor pada 2027, yang akan menghubungkan Medan, Binjai, dan Deli Serdang.

Selain itu, jumlah armada bus listrik ditargetkan meningkat dari 60 unit menjadi sekitar 283 unit sebagai bagian dari pengembangan transportasi perkotaan.

Di bidang lingkungan, Pemko Medan turut mengembangkan program Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) yang merupakan program pemerintah pusat.

Dengan potensi sampah lebih dari 1.700 ton per hari, Medan dinilai memiliki peluang untuk mengembangkan pengelolaan sampah yang menghasilkan energi.

Pemko Medan juga melakukan penataan lima kawasan strategis pariwisata, termasuk kawasan Kota Tua, guna meningkatkan daya tarik wisata dan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

Sementara itu, Duta Besar Malaysia untuk Republik Indonesia, Dato' Muzafar Shah Mustafa, menegaskan bahwa Medan merupakan kota penting bagi Malaysia, khususnya dalam hubungan ekonomi dan perdagangan di Sumatera Utara.

"Saya merasakan Medan ini satu bandar yang sangat welcoming kepada para pelawat yang datang ke sini," kata Dato' Muzafar.

Ia menyampaikan, total perdagangan Malaysia dan Indonesia pada 2023 mencapai lebih dari 26 miliar dolar AS. Adapun perdagangan dua arah antara Malaysia dan Medan disebut mencapai sekitar 1,5 miliar dolar AS.

Menurutnya, capaian tersebut menunjukkan besarnya potensi yang masih dapat dikembangkan melalui penguatan hubungan perdagangan dan investasi antara Malaysia dan Kota Medan.

Malaysia pun menyatakan ketertarikannya untuk menjajaki kerja sama di sejumlah sektor, meliputi kesehatan, industri halal, pengolahan makanan, infrastruktur perkotaan, ekonomi digital, pariwisata, dan hospitalitas.

Kerja sama tersebut juga diarahkan untuk memperkuat UMKM melalui program business matching dan business networking, sehingga pelaku usaha dari Malaysia dan Medan dapat membangun kemitraan serta memperluas akses pasar.

"Medan adalah satu kota yang amat penting bagi Malaysia dari segi ekonomi dan juga perdagangan," tegasnya.

Dato' Muzafar berharap kunjungan perdananya ke Kota Medan dapat menjadi langkah awal untuk mewujudkan kerja sama yang lebih konkret antara Malaysia dan Pemko Medan.

Penguatan hubungan kedua pihak diharapkan mampu mendorong masuknya investasi, memperluas perdagangan, menciptakan lapangan kerja, serta memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat kedua negara. (P3)

Editor
: Administrator
beritaTerkait
Pemko Medan Perkuat Pendampingan Keluarga Berisiko Stunting hingga Tingkat Kelurahan
PWPM Gelar Pelatihan Fotografi, Pemko Medan Dorong Generasi Muda Promosikan Wajah Positif Kota
Rico Waas akan Ditabalkan Marga Ginting, Sebut Sebagai Amanah Jaga Budaya Karo
Posyandu di Medan Kini Jadi Penghubung Pelayanan Dasar Warga
TP PKK Medan Ajak Anak Biasakan Cuci Tangan Pakai Sabun
Rico Waas: Keberagaman Budaya Jadi Kekuatan Pariwisata Kota Medan
komentar
beritaTerbaru