Senin, 05 Oktober 2026

HUT ke-81 Tapanuli Utara, Bupati JTP Hutabarat Tekankan Pertanian sebagai Penggerak Ekonomi

Senin, 05 Oktober 2026 21:54 WIB
HUT ke-81 Tapanuli Utara, Bupati JTP Hutabarat Tekankan Pertanian sebagai Penggerak Ekonomi
Bupati Taput JTP Hutabarat, Wakil Bupati Deni Lumbantoruan masing-masing didampingi isteri, serta unsur Forkopimda saat berfoto disela sela HUT ke-81 Kabupaten Tapanuli Utara, Senin (5/10/2026).

Tarutung (buseronline.com) - Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara menggelar Upacara Puncak Peringatan Hari Jadi ke-81 Kabupaten Tapanuli Utara di Lapangan Serbaguna Tarutung, Senin (5/10/2026).

Mengusung tema "Pertanian Berkelanjutan untuk Ekonomi Tapanuli Utara Maju", peringatan hari jadi tersebut menjadi momentum untuk memperkuat sinergi pemerintah bersama seluruh pemangku kepentingan dan masyarakat dalam mempercepat pembangunan daerah.

Rangkaian acara diawali dengan ibadah bersama yang dipimpin Pdt Dr Ro Sininta Hutabarat MTh. Selanjutnya, Sekretaris Daerah Tapanuli Utara Henry Sitompul menyampaikan laporan pelaksanaan rangkaian kegiatan yang telah berlangsung sejak 13 September hingga 11 Oktober 2026.

Berbagai kegiatan turut digelar, mulai dari turnamen sepak bola antarkecamatan, gerakan penanaman kopi dan jagung, Olimpiade Sains, Gebyar PAUD, pembagian alat dan mesin pertanian (alsintan), pemeriksaan kesehatan gratis, pameran pertanian hingga hiburan rakyat.

Dalam pidatonya, Bupati Tapanuli Utara JTP Hutabarat didampingi Wakil Bupati Deni Parlindungan Lumbantoruan menegaskan bahwa sektor pertanian, kehutanan dan perikanan merupakan tulang punggung perekonomian daerah.

Kontribusi sektor tersebut terhadap PDRB Tapanuli Utara mencapai 42,88 persen atau senilai Rp5,44 triliun.

"Membangun Tapanuli Utara berarti membangun pertaniannya; memperkuat ekonomi Tapanuli Utara berarti memperkuat petani dan pelaku usaha di sektor pertanian," ujar JTP.

Untuk memperkuat sektor pertanian, Pemkab Tapanuli Utara menjalankan sejumlah program strategis. Di antaranya penanaman kopi Arabika di lahan seluas 845 hektare sebagai bagian dari program 2,2 juta bibit kopi.

Pemerintah daerah juga mengembangkan Kawasan Pertanian Terpadu Sijaba seluas 50 hektare dengan konsep zero waste. Selain itu, sebanyak 525 unit alsintan senilai Rp12,96 miliar telah disalurkan kepada masyarakat, serta 131 akta notaris badan hukum diberikan secara gratis kepada kelompok tani.

Pada sektor infrastruktur dan penanganan bencana, Pemkab Taput bersama TNI, Polri dan Yayasan Buddha Tzu Chi membangun 25 jembatan untuk menangani dampak bencana hidrometeorologi.

Sebanyak 40 unit Hunian Sementara (Huntara) dan 161 unit Hunian Tetap (Huntap) juga dibangun di Kecamatan Adiankoting bagi masyarakat terdampak bencana.

Di bidang pendidikan, pemerintah meluncurkan program Tapasada Academy atau Satu Sarjana Dalam Keluarga. Dana CSR pendidikan lebih dari Rp523 juta juga disalurkan kepada 720 mahasiswa berprestasi.

JTP turut mengapresiasi prestasi generasi muda Tapanuli Utara yang berhasil menembus sekolah unggulan nasional hingga perguruan tinggi luar negeri, termasuk University of Texas di Amerika Serikat dan Kazan Federal University di Rusia.

Sementara di bidang kesehatan, capaian Universal Health Coverage (UHC) Tapanuli Utara telah mencapai 98,8 persen. Pemkab juga meresmikan layanan MRI dan Kateterisasi Jantung (Cath Lab) di RSUD Tarutung.

Untuk meningkatkan pelayanan publik, pemerintah daerah juga mempersiapkan pengoperasian Mall Pelayanan Publik (MPP) di Eks Gedung Nasional Tarutung.

Dalam bidang tata kelola pemerintahan, Kabupaten Tapanuli Utara berhasil mempertahankan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari BPK RI sebanyak 12 kali berturut-turut serta meraih predikat "B" dalam Reformasi Birokrasi dari KemenPAN-RB.

Penjabat Sekda Provinsi Sumatera Utara Timur Tumanggor SSos MAP yang hadir mewakili Gubernur Sumatera Utara, memberikan apresiasi atas pembangunan di Kabupaten Tapanuli Utara.

Pemprov Sumut, kata Timur, berkomitmen memperkuat kolaborasi lintas sektor, termasuk melalui dukungan anggaran Transfer ke Daerah (TKD) sebesar Rp127 miliar untuk Kabupaten Tapanuli Utara pada 2026.

Anggaran tersebut ditujukan untuk mendukung percepatan pembangunan infrastruktur, kesehatan, pendidikan dan perekonomian masyarakat.

Peringatan HUT ke-81 tersebut turut dihadiri mantan Bupati Tapanuli Utara Lundu Panjaitan dan Dr RE Nainggolan, mantan Sekda Sanggam Hutagalung, unsur Forkopimda, anggota DPRD Provinsi dan Kabupaten, pimpinan BUMN/BUMD, tokoh adat, tokoh agama serta ribuan masyarakat.

Mewakili mantan pimpinan daerah, Lundu Panjaitan menyampaikan apresiasi terhadap perkembangan Kabupaten Tapanuli Utara.

"Semoga melalui momentum peringatan hari jadi ke-81 ini, Kabupaten Tapanuli Utara semakin maju, mandiri, dan masyarakatnya semakin sejahtera," ungkapnya.

Kemeriahan peringatan HUT ke-81 semakin semarak dengan parade defile dari seluruh kecamatan. Setiap kontingen membawa berbagai komoditas hasil bumi unggulan dan produk UMKM lokal sebagai bentuk kebanggaan terhadap potensi ekonomi daerah.

Pesta rakyat kemudian ditutup dengan penampilan Marsada Band yang menghibur jajaran pemerintah daerah dan ribuan masyarakat yang memadati Lapangan Serbaguna Tarutung. (Galung)

Editor
: Administrator
beritaTerkait
HUT ke-81 Tapanuli Utara, Pemkab Serahkan Beragam Penghargaan dan Bantuan
Bupati Taput Ikuti Langsung Tapanuli Utara Fun Run 2026 hingga Garis Finis
Pemkab Taput Buka Pemilihan Putra Putri Bonapasogit 2026
Pemkab Taput Salurkan Bantuan Rp267,45 Juta kepada 32 KK Terdampak Bencana
Hari Jadi ke-81 Taput, Pemkab Dorong Pertanian Berkelanjutan Tanpa Bebani APBD
Pemkab Taput Dukung Bimbel Gratis GT-GO, Bupati Tekankan Pentingnya Mental dan Disiplin
komentar
beritaTerbaru