Sabtu, 03 Oktober 2026

Pemprov Jateng Percepat Verifikasi 4.230 Gerai Koperasi Merah Putih

Sabtu, 03 Oktober 2026 19:30 WIB
Pemprov Jateng Percepat Verifikasi 4.230 Gerai Koperasi Merah Putih
Pemerintah Provinsi Jawa Tengah terus mendorong pemerintah kabupaten/kota mempercepat proses verval gerai KDKMP.

Semarang (buseronline.com) - Pemerintah Provinsi Jawa Tengah (Pemprov Jateng) terus mendorong pemerintah kabupaten/kota mempercepat proses verifikasi dan validasi (verval) gerai Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP).

Dilansir dari laman Jatengprov, percepatan tersebut dilakukan untuk memastikan kesiapan gerai, baik dari sisi fisik, sarana prasarana, administrasi, maupun sumber daya manusia (SDM), sebelum koperasi mulai beroperasi.

Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (Dinkop UKM) Jawa Tengah, Linda Widiastuti Ariningrum, mengatakan terdapat 8.523 unit KDKMP di Jawa Tengah. Dari jumlah tersebut, sebanyak 4.230 unit menjadi prioritas dalam proses verval.

"Progres verval, alhamdulillah, sudah melebihi target yang ditetapkan oleh pusat. Hingga 30 September (2026) pukul 19.30 WIB, verval telah mencapai 61,67 persen, dan angkanya masih terus bergerak," ujar Linda, pada 2 Oktober 2026.

Menurutnya, tim masih melakukan pemeriksaan di lapangan untuk mempercepat proses tersebut. Pemeriksaan dilakukan dengan melihat langsung kondisi bangunan, sarana dan prasarana, serta kelengkapan administrasi gerai KDKMP.

Hasil pemeriksaan kemudian diinput ke dalam Sistem Informasi Koperasi Desa (Simkodes). Data tersebut selanjutnya ditelaah oleh Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) atau Aparat Pengawasan Intern Pemerintah (APIP). "Tim masih terus berjalan di lapangan, dan kami juga terus mendorong percepatan," katanya.

Selain kondisi fisik gerai, verval juga mencakup kapasitas dan kuantitas SDM yang akan mengelola koperasi. Pemprov Jateng turut memberikan pendampingan kepada pemerintah kabupaten/kota dalam proses tersebut.

Linda menambahkan, Kementerian Koperasi memberikan perhatian khusus terhadap pelaksanaan KDKMP di Jawa Tengah. Pasalnya, jumlah KDKMP di provinsi tersebut tercatat paling banyak di Indonesia.

"Maka kita betul-betul pantau dan kita damping, karena Kemenkop berharap Jawa Tengah bisa menjadi barometer bagi provinsi yang lain," jelasnya.

Ia mengakui, sejumlah pemerintah kabupaten/kota masih menghadapi keterbatasan SDM dalam pengelolaan KDKMP. Karena itu, Kementerian Koperasi turut memberikan pendampingan untuk memperkuat kesiapan pengelola koperasi.

Penguatan SDM juga dilakukan melalui Balai Pelatihan Koperasi (Balatkop) Dinkop UKM Provinsi Jawa Tengah bekerja sama dengan Dinas Koperasi se-Jawa Tengah.

Sebanyak 5.040 bendahara KDKMP akan mengikuti pelatihan dan sertifikasi kompetensi. Para peserta tersebut akan dibagi ke dalam 168 angkatan.

Pelatihan dijadwalkan berlangsung mulai 5 Oktober hingga akhir November 2026. Upaya tersebut diharapkan dapat meningkatkan kompetensi pengelola sekaligus mendukung tata kelola KDKMP yang tertib, transparan, dan profesional. (R)

Editor
: Administrator
beritaTerkait
Pemprov Jateng Siapkan Kawasan Industri Halal untuk Tarik Investor
Wamendikdasmen Dorong Revitalisasi Sekolah di Daerah Rawan Banjir Demak
Nawal Dorong Penguatan Layanan Terpadu untuk Tekan Kekerasan Perempuan dan Anak
Guru Dilibatkan Hapus Stigma Kusta terhadap Anak di Jepara
Dirjen Dikmen Diksus Ajak Masyarakat Perkuat Gerakan Literasi
Kemenkes Siapkan Alat Diagnostik TBC untuk 884 Puskesmas di Jateng
komentar
beritaTerbaru