Senin, 21 September 2026

APBN hingga Agustus 2026 Tetap Kuat, Defisit Rp240,1 Triliun

Senin, 21 September 2026 19:30 WIB
APBN hingga Agustus 2026 Tetap Kuat, Defisit Rp240,1 Triliun
Menkeu RI Suahasil Nazara menyampaikan perkembangan tersebut dalam Konferensi Pers APBN KiTA, Jumat (18/9/2026).
Ia menegaskan, perlindungan masyarakat harus berjalan seiring dengan upaya menjaga kredibilitas fiskal. Pemerintah akan terus memperkuat pendapatan negara dan memastikan belanja semakin efektif serta produktif dengan tetap memperhatikan efisiensi.

"Pendapatan harus kita perkuat, belanja harus makin efektif, produktif, tapi harus tetap efisien, dan defisit kita kelola secara sehat dan terkendali," ujarnya.

Pemerintah selanjutnya akan menjaga momentum pertumbuhan ekonomi dan kredibilitas APBN guna mempertahankan stabilitas ekonomi, mempercepat pembangunan, serta menjaga kepercayaan para pemangku kepentingan terhadap perekonomian Indonesia. (R)

Editor
: Administrator
beritaTerkait
Menkeu: Ekonomi Indonesia Tetap Resilien di Tengah Gejolak Global
Menkeu Sebut Ekonomi Indonesia Tetap Resilien di Tengah Gejolak Global
Suahasil Nazara Tegaskan APBN Harus Sehat dan Kredibel
Komisi XI DPR Setujui Anggaran Kemenkeu 2027 Rp49,80 Triliun
Pemerintah Dorong Investasi Berkualitas untuk Tingkatkan Pertumbuhan Ekonomi
Menkeu Purbaya Dorong FTA dan Energi Bersih Dongkrak Daya Saing Ekspor Indonesia
komentar
beritaTerbaru