"Bukan cuma terkait atlet, tetapi juga teknologi olahraga. Kami memiliki banyak perusahaan olahraga seperti penyedia dan pengelolaan rumput lapangan, pencahayaan, desain. Bila ada business matching saya akan bawa investor ke sini," ungkapnya.
Selain olahraga, Belgia juga tertarik menjajaki kerja sama dalam pengembangan dan pengelolaan perkebunan kelapa sawit di Sumut.
Jordens mengatakan, tantangan yang dihadapi saat ini adalah bagaimana meningkatkan produktivitas sawit tanpa harus menambah luas lahan. Menurutnya, peningkatan produktivitas melalui teknologi dan pengelolaan yang lebih efektif dapat menjadi salah satu ruang kerja sama.
"Sekarang kita sudah berpikir bagaimana sawit bisa menghasilkan lebih banyak dengan lahan yang ada, bukan menambah luas lahannya. Kita bisa perkuat kerja sama ini," ujarnya.
David Jordens ditunjuk Kerajaan Belgia sebagai Duta Besar untuk Indonesia, Timor Leste dan ASEAN pada Agustus 2026, menggantikan Frank Felix. Sebelumnya, Jordens merupakan juru bicara Kementerian Luar Negeri Belgia.
Pertemuan tersebut diharapkan dapat ditindaklanjuti melalui pembahasan dan penjajakan investasi yang lebih konkret sehingga kerja sama Sumut dan Belgia mampu memberikan manfaat bagi kedua pihak serta masyarakat. (P3)
beritaTerkait
komentar