Senin, 24 Agustus 2026

Gubernur Ahmad Luthfi Ajak Warga Jateng Perkuat Persatuan dan Gotong Royong

Senin, 24 Agustus 2026 09:45 WIB
Gubernur Ahmad Luthfi Ajak Warga Jateng Perkuat Persatuan dan Gotong Royong
Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi saat menghadiri Harmony of Java 2026 dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-81 Provinsi Jawa Tengah di PRPP Jawa Tengah, Sabtu (22/8/2026) malam.

Semarang (buseronline.com) - Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi mengajak seluruh elemen masyarakat memperkuat persatuan dan semangat gotong royong dalam mendukung pembangunan daerah.

Menurutnya, kemajuan Jawa Tengah tidak dapat hanya mengandalkan pemerintah, tetapi membutuhkan keterlibatan seluruh masyarakat.

Pesan tersebut disampaikan Luthfi saat menghadiri Harmony of Java 2026 dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-81 Provinsi Jawa Tengah di Pusat Rekreasi dan Promosi Pembangunan (PRPP) Jawa Tengah, pada 22 Agustus 2026 malam.

Luthfi mengatakan pembangunan Jawa Tengah harus dilandasi asas kebersamaan. Pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten dan kota, serta seluruh komponen masyarakat perlu bergerak bersama untuk mencapai kemajuan daerah.

"Membangun Provinsi Jawa Tengah ini harus mempunyai asas kebersamaan. Provinsi Jawa Tengah maju bukan berarti dari gubernur, bupati, atau wali kota, melainkan dari seluruh komponen masyarakat yang bahu-membahu jadi satu," kata Luthfi.

Menurut dia, semangat tersebut sejalan dengan tema Hari Jadi ke-81 Jawa Tengah, yakni "Wolung Puluh Siji, Gumregut Nyawiji", yang menggambarkan tekad masyarakat untuk bersatu dan bergerak bersama membangun Jawa Tengah.

"Pesan saya, di ulang tahun yang ke-81 ini, mari kita rekatkan persatuan dan kesatuan. Kita singkirkan ego sektoral," ujarnya.

Dalam acara tersebut, Luthfi hadir bersama Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen dan Sekretaris Daerah Jawa Tengah Sumarno.

Luthfi juga menyampaikan sejumlah capaian pembangunan Jawa Tengah bertepatan dengan peringatan Hari Jadi ke-81. Pertumbuhan ekonomi Jawa Tengah pada semester I-2026 tercatat mencapai 5,80 persen.

Selain itu, angka kemiskinan Jawa Tengah disebut mengalami penurunan dari 9,48 persen menjadi 9,21 persen. Penurunan tersebut setara dengan sekitar 3,37 juta masyarakat yang telah dientaskan dari kemiskinan, berdasarkan data yang disampaikan dalam kesempatan tersebut.

Di tengah perayaan hari jadi provinsi, Luthfi juga mengajak masyarakat mendoakan warga di sejumlah daerah yang tengah menghadapi bencana alam.

Ia menyebut beberapa wilayah terdampak, antara lain Nusa Tenggara Timur (NTT), Kalimantan, Aceh, serta sejumlah daerah lainnya. "Malam hari ini kita doakan saudara-saudara kita yang tertimpa bencana. Semoga dikuatkan, semoga ditabahkan, dan segera recovery," kata Luthfi.

Luthfi kemudian memimpin doa bersama sebagai bentuk empati dan kepedulian terhadap sesama masyarakat Indonesia yang terdampak bencana.

Perayaan Harmony of Java 2026 berlangsung meriah dengan penampilan sejumlah musisi. KLa Project, Pertelon Koplo, dan Good Morning Everyone (GME) turut menghibur masyarakat yang hadir. Sementara itu, Saleho tampil lebih dahulu pada Sabtu sore.

Kehadiran KLa Project menjadi salah satu penampilan yang mendapat perhatian. Vokalis KLa Project, Katon Bagaskara, mengajak masyarakat merayakan Indonesia sekaligus menyampaikan kepedulian terhadap korban bencana.

"Terima kasih sudah mengundang kami tampil di sini. Mari bersama-sama kita merayakan Indonesia. Semoga kita semua sejahtera dan semangat penuh cinta. Semoga saudara kita di NTT segera mendapatkan bantuan yang dibutuhkan," ujar Katon.

Peringatan Hari Jadi ke-81 Jawa Tengah melalui Harmony of Java 2026 pun tidak hanya menjadi ajang hiburan, tetapi juga momentum untuk memperkuat persatuan, kepedulian sosial, dan semangat bersama dalam membangun Jawa Tengah. (R)

Editor
: Administrator
beritaTerkait
Jateng Jadikan Desa Kepyar Proyek Percontohan Pengentasan Kemiskinan
Pemprov Jateng Tingkatkan Literasi melalui Transformasi Perpustakaan
Gubernur Jateng Tegaskan Tak Boleh Ada Korupsi dalam Pengelolaan Anggaran Daerah
UMKM Jawa Tengah Olah Limbah Jadi Produk Kreatif, Tembus Pasar Internasional
Pemprov Jateng Buka Beasiswa Mahasantri dan Santri Penggerak 2026
Omzet Galeri UKM Jateng Tembus Rp439 Juta dalam Enam Bulan, Bakal Direbranding
komentar
beritaTerbaru