Sabtu, 10 Oktober 2026

Jateng Pacu Pembangunan Dry Port di Batang dan Kendal

Senin, 17 Agustus 2026 08:45 WIB
Jateng Pacu Pembangunan Dry Port di Batang dan Kendal
Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi bersama sejumlah pengelola kawasan industri, BUMD, dan dinas terkait melakukan studi komparatif ke Cikarang Dry Port, Kabupaten Bekasi, Sabtu (15/8/2026).
Sementara itu, Direktur Cikarang Dry Port Noor Yusuf menjelaskan bahwa fasilitas Cikarang Dry Port telah beroperasi sejak 2010. Saat ini, fasilitas tersebut melayani sekitar 500 perusahaan yang melakukan kegiatan ekspor dan impor.

Layanan tersebut mencakup perusahaan dari sejumlah wilayah, mulai Tangerang, Cikampek, hingga Bandung.

Noor menambahkan, konsep dry port tidak hanya menyediakan fasilitas bongkar muat, tetapi juga dilengkapi fasilitas pendukung lainnya, termasuk storage atau tempat penyimpanan barang.

"Konsep dry port ini memiliki fasilitas lebih luas, termasuk storage (tempat penyimpanan). Jababeka juga sedang menyiapkan rencana pembangunan dry port di Weleri, Kendal," ungkapnya.

Pemprov Jawa Tengah berharap pembangunan dry port di Batang dan Kendal dapat memperkuat konektivitas logistik, meningkatkan efisiensi distribusi barang, serta mendukung pertumbuhan kawasan industri di Jawa Tengah.

Keberadaan pelabuhan darat tersebut juga diharapkan mampu mengurangi ketergantungan terhadap jalur distribusi melalui Jakarta dan Surabaya, sekaligus memperkuat peran Pelabuhan Tanjung Emas Semarang sebagai pintu keluar-masuk logistik Jawa Tengah. (R)

Editor
: Administrator
beritaTerkait
Pemprov Jateng Salurkan Bantuan Rp374 Juta untuk Biaya Kos Mahasiswa NTT Terdampak Gempa
Bunda PAUD Jateng Dorong Pembelajaran Koding dan Robotik di Sekolah
Ketua TP Posyandu Pati Dorong Penguatan Kelembagaan dan Kualitas Pelayanan
72 UMKM Jawa Tengah Ramaikan Inacraft, Bidik Pasar Internasional
Jateng Matangkan Program Gentengisasi, Bidik Penguatan IKM Lokal
DWP Jateng Dorong Perempuan Siapkan Kualitas Hidup Sejak Dini
komentar
beritaTerbaru