Sabtu, 03 Oktober 2026

Jateng-Kaltim Sepakati Kerja Sama Lintas Sektor, Potensi Ekonomi Tembus Rp20,2 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 19:35 WIB
Jateng-Kaltim Sepakati Kerja Sama Lintas Sektor, Potensi Ekonomi Tembus Rp20,2 Triliun
Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dan Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur resmi menjalin kerja sama lintas sektor dengan potensi ekonomi mencapai Rp20,2 triliun ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi dan Gubernur Kalimantan Timur Rudy Mas'ud di Odah Etam, Kompleks Kantor Gubernur Kalimantan Timur, Samarinda, Kamis (6/8/2026).
Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi berharap seluruh kesepakatan yang telah ditandatangani dapat segera direalisasikan agar mampu memperkuat pembangunan daerah di tengah tantangan keterbatasan fiskal dan kondisi geopolitik global.

Sementara itu, Gubernur Kalimantan Timur Rudy Mas'ud menilai kolaborasi tersebut menjadi contoh sinergi antardaerah yang saling menguntungkan. Menurutnya, Kalimantan Timur memiliki keunggulan sumber daya alam, sedangkan Jawa Tengah memiliki kekuatan pada sektor industri pengolahan, UMKM, dan sumber daya manusia.

Ia mencontohkan, Kalimantan Timur selama ini menerima pasokan hampir 10 ribu ton beras dari Jawa Tengah. Sebaliknya, industri di Jawa Tengah membutuhkan pasokan sekitar 1,5 juta ton batu bara serta minyak kelapa sawit (CPO) dari Kalimantan Timur.

"Ini merupakan kolaborasi yang saling melengkapi. Mudah-mudahan dapat menjadi contoh bagi provinsi lain agar mampu membangun kekuatan ekonomi daerah tanpa bergantung sepenuhnya pada APBN maupun dana transfer pusat," ujar Rudy Mas'ud. (R)

Editor
: Administrator
beritaTerkait
Wamendikdasmen Dorong Revitalisasi Sekolah di Daerah Rawan Banjir Demak
Nawal Dorong Penguatan Layanan Terpadu untuk Tekan Kekerasan Perempuan dan Anak
Guru Dilibatkan Hapus Stigma Kusta terhadap Anak di Jepara
Dirjen Dikmen Diksus Ajak Masyarakat Perkuat Gerakan Literasi
Kemenkes Siapkan Alat Diagnostik TBC untuk 884 Puskesmas di Jateng
Puluhan Anak Muda Jateng-DIY Pamerkan Inovasi AI di Young Coder World Cup 2026
komentar
beritaTerbaru