Jumat, 07 Agustus 2026

Mentan Amran Beri Hadiah Traktor untuk Kelompok Tani Saat Sidak di Sawah Semarang

Jumat, 07 Agustus 2026 09:25 WIB
Mentan Amran Beri Hadiah Traktor untuk Kelompok Tani Saat Sidak di Sawah Semarang
Mentan RI Andi Amran Sulaiman memberikan bantuan satu unit traktor kepada kelompok tani saat melakukan inspeksi mendadak di persawahan Desa Wonosari, Kecamatan Ngaliyan, Kota Semarang, Kamis (6/8/2026).

Semarang (buseronline.com) - Menteri Pertanian (Mentan) RI Andi Amran Sulaiman memberikan bantuan satu unit traktor kepada kelompok tani saat melakukan inspeksi mendadak (sidak) di persawahan Desa Wonosari, Kecamatan Ngaliyan, Kota Semarang, Kamis.

Dilansir dari laman Kementan, bantuan tersebut diputuskan langsung di lokasi setelah Mentan melihat para petani, yang mayoritas merupakan ibu-ibu, masih menanam padi secara manual.

Dalam kunjungannya, Mentan Amran menyempatkan diri berdialog dengan para petani untuk mendengarkan berbagai kendala yang mereka hadapi.

Ia menilai penggunaan alat dan mesin pertanian menjadi kebutuhan penting untuk meningkatkan efisiensi kerja sekaligus produktivitas pertanian. "Kalau saya kasih satu traktor, bisa dipakai?" tanya Mentan Amran kepada para petani.

Salah seorang petani, Jadiyah, mengaku khawatir belum mampu mengoperasikan traktor tersebut. Menanggapi hal itu, Mentan Amran menyarankan agar traktor dimanfaatkan sebagai aset kelompok tani dengan cara disewakan apabila belum bisa digunakan secara mandiri.

"Kalau belum bisa mengoperasikan, disewakan saja. Kan sewanya sekitar satu juta rupiah per hektare. Nanti bisa menjadi tambahan pendapatan kelompok," ujar Mentan Amran.

Mentan kemudian menginstruksikan jajarannya untuk segera mendata kelompok tani agar bantuan traktor dapat segera direalisasikan. Selain itu, ia juga membuka peluang memberikan bantuan alat tanam modern sehingga proses budidaya padi tidak lagi mengandalkan tenaga manual.

"Ini nanti traktornya saya kasih, supaya tidak lagi tanam pakai tangan. Kalau perlu kita bantu juga alat tanamnya," katanya.

Suasana penuh keakraban mewarnai kunjungan tersebut. Para petani sempat tidak menyadari bahwa sosok yang berbincang dengan mereka adalah Menteri Pertanian.

Sebelumnya, Mentan Amran memperkenalkan diri sambil bercanda sebagai "ketua penyuluh petani", yang langsung disambut tawa para petani.

Jadiyah mengaku terkejut sekaligus bersyukur dapat bertemu langsung dengan Menteri Pertanian. Menurutnya, kesempatan menyampaikan keluhan secara langsung hingga mendapat bantuan traktor menjadi bukti nyata perhatian pemerintah kepada petani.

"Saya benar-benar tidak menyangka itu Pak Menteri. Saya kira hanya orang yang lewat mau melihat-lihat sawah. Alhamdulillah bisa bertemu langsung, menyampaikan keluh kesah kami, dan tidak menyangka langsung diberikan bantuan traktor. Kami senang sekali karena perhatian pemerintah benar-benar kami rasakan," ujarnya.

Melalui kunjungan lapangan dan dialog langsung dengan petani, Kementerian Pertanian terus mendorong percepatan modernisasi pertanian melalui penyediaan alat dan mesin pertanian (alsintan), peningkatan produktivitas, serta penguatan kesejahteraan petani sebagai bagian dari upaya mewujudkan swasembada pangan yang berkelanjutan. (R)

Editor
: Administrator
beritaTerkait
Sekolah Rakyat di Jateng Tampung 2.692 Siswa, Jadi Upaya Putus Rantai Kemiskinan
Yusril dan Wakapolri Soroti Penguatan Kerangka Hukum Global untuk Berantas Perdagangan Orang
Mentan Amran Tegaskan Komitmen Swasembada Susu, Peternakan Terpadu Brebes Siap Produksi 180 Ribu Ton per Tahun
Mentan Amran Borong Inovasi ITS, Benih Jagung Rp10 Miliar hingga Traktor Amfibi
Mentan Amran: Berani Hadapi Risiko Kunci Lahirnya Pengusaha Besar
Pemprov Jateng Pastikan APBD dan Program Pembangunan Berdampak Nyata bagi Masyarakat
komentar
beritaTerbaru