Sabtu, 10 Oktober 2026

Bandung dan Pekanbaru Sepakati Kerja Sama Penguatan Pelayanan Publik dan Peningkatan PAD

Jumat, 10 Juli 2026 16:35 WIB
Bandung dan Pekanbaru Sepakati Kerja Sama Penguatan Pelayanan Publik dan Peningkatan PAD
Pemerintah Kota Bandung dan Pemerintah Kota Pekanbaru resmi menandatangani kesepakatan bersama untuk memperkuat pelayanan publik, investasi, dan peningkatan PAD, di Balai Kota Bandung, Rabu (8/7/2026).

Bandung (buseronline.com) - Pemerintah Kota Bandung dan Pemerintah Kota Pekanbaru resmi menandatangani kesepakatan bersama untuk memperkuat pelayanan publik, investasi, dan peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD), di Balai Kota Bandung, Rabu.

Penandatanganan kesepakatan dilakukan oleh Wali Kota Bandung Muhammad Farhan dan Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho sebagai upaya mempererat sinergi antardaerah dalam pengembangan tata kelola pemerintahan dan pelayanan kepada masyarakat.

Wali Kota Bandung Muhammad Farhan mengatakan kerja sama tersebut menjadi kesempatan bagi kedua daerah untuk saling bertukar pengalaman dan inovasi guna menghadirkan pelayanan publik yang lebih cepat dan berkualitas.

Menurut Farhan, Kota Bandung akan mempelajari pengelolaan fiskal daerah serta layanan Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) di Kota Pekanbaru yang mampu diselesaikan dalam waktu singkat. "Ini yang ingin kami pelajari untuk mempercepat investasi di Kota Bandung," ujar Farhan dilansir dari laman Jabarprov.

Sebagai timbal balik, Pemerintah Kota Bandung membagikan pengalaman terkait penataan jaringan utilitas melalui program penurunan kabel fiber optik yang dinilai mampu mendukung infrastruktur perkotaan menjadi lebih tertata dan nyaman.

Sementara itu, Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho menyebut Kota Bandung sebagai salah satu daerah rujukan dalam pengembangan inovasi tata kelola pemerintahan.

"Kami datang untuk belajar. Banyak hal yang ingin kami kerja samakan, mulai dari tata kelola pemerintahan, peningkatan PAD, sektor kuliner, hotel, hingga pariwisata," kata Agung.

Agung mengungkapkan, Kota Pekanbaru berhasil meningkatkan PAD dari sekitar Rp800 miliar menjadi Rp1,3 triliun melalui berbagai inovasi di bidang perpajakan dan pelayanan publik.

Selain itu, kedua pemerintah daerah juga membuka peluang kerja sama dalam promosi usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), investasi, pariwisata, serta ekonomi kreatif guna mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

Kesepakatan bersama tersebut mencakup penguatan pelayanan publik, pemerintahan digital, investasi, peningkatan PAD, pengelolaan jaringan fiber optik, perizinan, dan berbagai inovasi daerah lainnya. (R)

Editor
: Administrator
beritaTerkait
400 Guru Mengaji Bandung Dipersiapkan Jadi Penggerak Pemberantasan Buta Huruf Al-Qur'an
Dinkes Bandung Kejar Anak Zero Dose Lewat Bulan Imunisasi Sepanjang Oktober
KPK Ajak Generasi Muda Berani Bersuara Lewat Karya Kreatif
SNT 7 Bogor Dorong Siswa Ciptakan Solusi Lewat Pembelajaran STEM
Bandung Jadi Lokasi Uji Coba Reformasi Sistem JKN
Pemprov Jabar Dorong Rebana Jadi Motor Pertumbuhan Ekonomi Baru
komentar
beritaTerbaru