Kamis, 08 Oktober 2026

Prabowo: Kerja Sama Ekonomi Tetap Jadi Pilar Utama Hubungan Indonesia-Singapura

Senin, 06 Juli 2026 22:07 WIB
Prabowo: Kerja Sama Ekonomi Tetap Jadi Pilar Utama Hubungan Indonesia-Singapura
Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto melakukan pertemuan bilateral dengan Perdana Menteri Singapura, Lawrence Wong, dalam Leaders' Retreat Indonesia-Singapura.

Singapura (buseronline.com) - Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, menegaskan bahwa kerja sama ekonomi tetap menjadi pilar utama hubungan bilateral Indonesia dan Singapura. Hal tersebut disampaikan usai pertemuan bilateral dengan Perdana Menteri Singapura, Lawrence Wong, dalam Leaders' Retreat Indonesia-Singapura.

Menurut Presiden Prabowo, hubungan kedua negara terus menunjukkan perkembangan positif di berbagai sektor strategis. Selain perdagangan, peningkatan kerja sama juga mencakup bidang konektivitas, energi, ekonomi digital, ekosistem digital, keamanan siber, hingga ketahanan pangan.

"Kerja sama ekonomi kita tetap jadi pilar utama dalam hubungan kita. Di semua bidang kita melihat peningkatan kerja sama," kata Presiden Prabowo.

Dalam kesempatan tersebut, Presiden mengungkapkan bahwa pemerintah telah menunjuk Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara) untuk mengimplementasikan kerja sama perdagangan listrik lintas batas beserta kegiatan perdagangan lanjutan antara Indonesia dan Singapura.

Selain itu, kedua negara juga menyepakati penguatan kolaborasi di sektor pangan dan rantai pasok sebagai bagian dari upaya memperkuat ketahanan pangan kawasan.

Di bidang pertahanan dan keamanan, Presiden Prabowo memastikan implementasi perjanjian kerja sama pertahanan yang telah disepakati sebelumnya terus berjalan. Ia menilai hubungan Indonesia dan Singapura dibangun atas dasar saling percaya, tidak hanya di tingkat pemerintah, tetapi juga antarmasyarakat kedua negara.

"Kemitraan yang kuat dibangun atas dasar kepercayaan, tidak hanya antara pemerintah, tapi rakyat kedua negara. Oleh karena itu, konektivitas, pariwisata, pendidikan, kerja sama antara pemuda menjadi sangat penting," ujarnya.

Presiden Prabowo juga mengungkapkan bahwa pertemuan Leaders' Retreat Indonesia-Singapura kali ini menghasilkan 26 capaian konkret yang terdiri atas 18 kesepakatan kerja sama antarpemerintah dan delapan kesepakatan antarpelaku usaha atau business-to-business (B2B). "Capaian ini mencerminkan semakin luas dan mendalam kerja sama kita," ungkapnya.

Lebih lanjut, Kepala Negara menegaskan bahwa Indonesia dan Singapura memiliki kepentingan bersama dalam menjaga stabilitas dan kemakmuran kawasan. Menurutnya, kedua negara memiliki pandangan yang sama bahwa kemakmuran tidak dapat terwujud tanpa perdamaian dan stabilitas.

Presiden Prabowo menyebut pertemuannya dengan PM Lawrence Wong berlangsung secara intensif, produktif, terbuka, dan berorientasi ke depan. Kedua pemimpin juga sepakat menyelesaikan setiap kesalahpahaman maupun perbedaan persepsi secara terbuka sebagai sahabat.

"Kita sepakat kalau ada salah paham atau salah persepsi kita akan selesaikan sebagai sahabat dengan terbuka," tutup Presiden. (DKI1)

Editor
: Administrator
beritaTerkait
Menteri Koperasi Kunjungi KDMP Pantai Pasifik Toba, Dorong Ekonomi Rakyat Berbasis Koperasi
Timnas Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026 Usai Kalahkan Thailand Lewat Adu Penalti
HUT ke-81 Tapanuli Utara, Bupati JTP Hutabarat Tekankan Pertanian sebagai Penggerak Ekonomi
Presiden Prabowo Panggil Kepala Bakom, Tekankan Komunikasi Pemerintah Harus Dekat dengan Masyarakat
Prabowo Angkat 26 Anggota Wantimpres, Pratikno: Kami Berikan Pertimbangan kepada Presiden
Hari Jadi ke-81 Taput, Pemkab Dorong Pertanian Berkelanjutan Tanpa Bebani APBD
komentar
beritaTerbaru