Sabtu, 23 Mei 2026

UMKM Medan Didorong Naik Kelas Lewat Kurasi Produk

Sabtu, 23 Mei 2026 12:50 WIB
UMKM Medan Didorong Naik Kelas Lewat Kurasi Produk
Ketua Dekranasda Kota Medan Airin Rico Waas memberikan kata sambutan dalam kegiatan kurasi produk yang digelar di Balai Kota Medan, Kamis (21/5/2026).

Medan (buseronline.com) - Pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kota Medan didorong untuk naik kelas dan memperluas pasar melalui kegiatan kurasi produk yang digelar di Balai Kota Medan, Kamis.

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kota Medan dalam meningkatkan kualitas serta daya saing produk lokal hingga mampu menembus pasar nasional maupun internasional.

Ketua Dekranasda Kota Medan Airin Rico Waas mengatakan proses kurasi penting dilakukan agar produk UMKM memiliki standar kualitas yang baik dan mampu bersaing di pasar yang lebih luas.

Menurutnya, UMKM merupakan tulang punggung perekonomian daerah yang memiliki peran strategis dalam mendukung pembangunan kota.

Karena itu, pelaku usaha diharapkan terus berkembang, semakin inovatif, dan mampu menghadirkan produk berkualitas. "Ini akan menjadi pengalaman berharga bagi pelaku UMKM kita yang nantinya terpilih," ujar Airin.

Dalam kegiatan tersebut, berbagai produk unggulan UMKM Kota Medan turut ditampilkan, di antaranya minyak Karo, tas berbahan ulos, tenun Melayu, uis Karo, aksesori berbahan manik-manik, hingga tas anyaman dari hasil pengolahan limbah plastik.

Airin mengungkapkan, pihaknya juga melakukan pembinaan langsung kepada sejumlah pelaku usaha, mulai dari pemilihan bahan baku, kualitas jahitan, hingga pemilihan kain. Langkah ini dilakukan agar produk yang dihasilkan memenuhi standar kualitas dan memiliki daya saing tinggi.

Ia menilai produk-produk UMKM Medan memiliki potensi besar untuk berkembang, termasuk dalam mendukung gerakan daur ulang dan pengolahan sampah menjadi produk bernilai ekonomi.

Selain itu, Airin menekankan pentingnya pembinaan dan pendampingan berkelanjutan agar pelaku UMKM mampu mengikuti tren pasar dan terus berkembang di tengah persaingan.

Dalam kesempatan tersebut, para pelaku UMKM juga memamerkan sekaligus mempresentasikan keunggulan produk masing-masing kepada tim kurator.

Sementara itu, perwakilan Uniqlo, Christopher Mogot menyampaikan bahwa program Neighborhood Collaboration telah diterapkan di sejumlah toko di Indonesia dengan menghadirkan produk UMKM pilihan yang telah lolos proses kurasi.

Menurut Christopher, produk terpilih nantinya akan dilengkapi barcode yang terhubung langsung ke akun Instagram pelaku usaha, sehingga memudahkan pelanggan mengenal produk hingga melakukan transaksi secara langsung.

"Ketika pelanggan melihat produk tersebut dan tertarik, mereka bisa memindai barcode, terhubung dengan penjual, dan melakukan transaksi," jelasnya. (P3)

Editor
: Administrator
beritaTerkait
komentar
beritaTerbaru